Riuh! Menteri BUMN Bagi-bagi Hadiah Tabungan untuk Santri

PERTANYAAN BERHADIAH: Rini Soemarno menyaksikan Dirut BTN Maryono memberikan pertanyaan berhadiah untuk santri Ponpes Amanatul Ummah Surabaya, Sabtu (15/9). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
BERHADIAH: Rini Soemarno menyaksikan Dirut BTN Maryono memberikan pertanyaan berhadiah untuk santri Ponpes Amanatul Ummah, Sabtu (15/9). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendapat sambutan hangat dan meriah dari ribuan santri, saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah di Siwalankerto, Surabaya, Sabtu (15/9).

Suasana makin riuh, kala perempuan yang mantan Dirut Astra Internasional itu membagikan tabungan untuk 30 santri putra dan putri, masing-masing Rp 1 juta bagi yang bisa menjawab pertanyaan seputar BUMN.

“Anak-anak tahu BUMN itu apa? Tahu enggak? Singkatannya apa tahu? Coba ibu pilih lima  (santri putra) lima (santri putri) ya untuk menjawab pertanyaan ibu, yang bisa menjawab dapat tabungan Rp 1 juta dari Bank Mandiri,” katanya.

• Baca: Ditanya soal Jokowi, Menteri BUMN Salah Masuk Mobil

Sontak! Ribuan santri yang semula duduk tertib, berubah ramai-ramai mengacungkan tangan, bahkan beberapa di antaranya merangsek ke depan menghampiri Rini namun pengurus Ponpes meminta agar santri kembali tertib.

Rini lantas memanggil Dirut Bank Mandiri, Kartika Wiradjatmoko untuk memberikan pertanyaan berhadiah. “Ini salah satu Dirut termuda dari BUMN dan ternyata SD, SMP dan SMA-nya dari Surabaya,” kata Rini memperkenalkan.

Setelah membagikan 10 tabungan dari Bank Mandiri, Rini kemudian memanggil Dirut Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono untuk memberikan pertanyaan dan hadiah tabungan dari BTN kepada 10 santri lainnya.

• Baca: NU Bisa Ditinggal Kalau Jokowi-Kiai Ma’ruf Kalah di Pilpres

Maryono pun memberikan pertanyaan berhadiah untuk santri yang maju ke depan, “Siapa Presiden Indonesia saat ini?” tanya Maryono yang disambut riuh para santri, “Pak Jokowiiiii..!!”

Hadiah tabungan tak berhenti untuk 20 santri, berikutnya Rini memanggil Dirut Pertamina, Nicke Widyawati. “Ini Bu Nicke, Dirut Pertamina. Pertamina akan bekerja sama dengan BRI memberikan hadiah tabungan masing-masing Rp 1 juta untuk lima santri dan lima santriwati,” ucapnya.

Motivasi Santri

KUNJUNGI PONPES: Didampingi Khofifah dan Arum Sabil (kanan), Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke Ponpes Amanatul Ummah Surabaya, Sabtu (15/9). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
KUNJUNGI PONPES: Didampingi Khofifah dan Arum Sabil (kanan), Rini Soemarno berkunjung ke Ponpes Amanatul Ummah Surabaya, Sabtu (15/9). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Usai membagikan 30 tabungan, Rini menuturkan upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih tahu soal BUMN yang notabene miliki semuanya, rakyat Indonesia. Karena itu, di setiap kunjungannya, Rini selalu mengingatkan di antaranya dengan membuat kuis terkait BUMN.

“BUMN itu milik kita semua, jadi nanti anak-anak juga harus menjaga agar perusahaan-perusahaan ini bagus dan sehat. Kali ini kuisnya hanya bisa untuk 30 orang, insyaallah kalau BUMN-nya makin sehat, makin kuat, nanti kalau kembali lagi kuisnya makin banyak,” paparnya.

Sebelum memberikan kuis berhadiah tabungan, Rini sempat memotivasi para santri, di antaranya bercerita singkat soal pendidikan dan kariernya sebelum menjadi Menteri BUMN.

• Baca: Sinyal Kiai Ma’ruf, Khofifah Disiapkan untuk Pilpres 2024?

Rini lahir di Amerika Serikat (AS) tapi menempuh pendidikan SD di Indonesia. SMP di Belanda, kemudian SMA dan perguruan tinggi di AS. Namun ada satu hal yang selalu diingat dari amanah almarhum ayahnya, Soemarno yang pernah menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di era Presiden Soekarno.

“Dimanapun kita menimba ilmu, jangan pernah lupa akar kita. Kalau kita orang Indonesia akarnya adalah Indonesia. Bila negara kita masih membutuhkan kita, karena masyarakatnya belum seluruhnya makmur dan sejahtera, kita harus kembali,” katanya.

Karena itu, setelah lulus di AS, dia kembali ke Indoensia dan bekerja di Citibank. Lalu pindah ke Astra Internasional dan karirnya berkembang luar biasa di perusahaan ini.

• Baca: Pengamanan Presiden! Truk Brimob Terguling, 1 Polisi Tewas

Di usia 31, Rini sudah menjabat Direktur Keuangan Astra Internasional, lalu di usai 40 menjadi Dirut Astra Internasional dan pada usia 42 dipercaya menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era Presiden Megawati Soekarnoputri.

“Jadi anak-anakku semua harus semangat. Rajin shalat dan baca, insyaallah bisa mencapai cita-cita yang diharapkan,” katanya.

» Baca Berita Terkait Ponpes Amanatul Ummah, Khofifah, Pilpres 2019