Rabu, 25 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Reses, Ketua DPRD Puji Perempuan Mainkan Peran Penting di Surabaya: Itu Harus Dikuatkan!

Berita Terkait

RESES: Adi Sutarwijono, reses di kalangan Bunda PAUD dan Kader Surabaya Hebat. | Foto: Barometerjatim.com/IST
RESES: Adi Sutarwijono, reses di kalangan Bunda PAUD dan Kader Surabaya Hebat. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono terus mendorong perluasan peran kaum perempuan di masyarakat dalam berbagai bidang.

Hal itu disampaikannya saat penjaringan aspirasi masyarakat atau reses di kalangan Bunda PAUD dan Kader Surabaya Hebat (KSH) di kawasan Mulyorejo, Jumat (13/5/2022) malam.

“Peran kaum perempuan terus diperluas dan memainkan peran penting di Surabaya dan di Tanah Air. Di semua bidang atau lini kehidupan, di semua tingkatan, semakin strategis peran sosial politik dan ekonomi perempuan. Itu harus dikuatkan!” katanya.

Adi yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya itu mencontohkan di DPRD Surabaya, kaum perempuan terus menduduki posisi strategis.

“Tiga dari empat ketua komisi dipegang politisi perempuan. Sedang di level pimpinan DPRD, dua dari empat diemban perempuan,” katanya.

Menurut Adi, mereka gigih memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama untuk kepentingan para ibu dan anak-anak.

“Seperti penguatan pendidikan gratis yang berkualitas di Surabaya untuk jenjang SD dan SMP negeri. Lalu kebijakan pemberian seragam gratis bagi siswa yang tidak mampu atau MBR,” lanjutnya.

Begitu pula kebijakan permakanan, pemberian makanan tambahan atau PMT bagi lansia dan balita, kepemudaan, kesehatan, dan sebagainya.

“Para anggota dewan yang perempuan adalah pejuang-pejuang gigih sejauh untuk kepentingan masyarakat,” kata Adi.

Risma Beri Teladan

Di Surabaya, lanjutnya, kaum perempuan mendapat teladan yang sangat baik dari peran Tri Rismaharini alias Risma. Sejak menjadi wali kota perempuan pertama di Surabaya hingga mendapatkan penugasan menjadi Menteri Sosial.

“Ibu Risma berhasil memimpin Surabaya, sebagai wali kota perempuan yang pertama kali, dan banyak menghasilkan kemajuan, kesejahteraan, serta kebijakan pro-rakyat,” katanya.

Dalam skala nasional, misalnya tentang pemberlakuan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang disahkan dalam rapat paripurna DPR RI di bawah kepemimpinan Puan Maharani.

“Ibu Puan Maharani adalah Ketua DPR RI yang perempuan pertana kali,” ucapnya.

Atau di level internasional, baru saja Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDIP mendapatkan penghargaan Profesor Kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA), Korea Selatan.

“Tentu ini membanggakan bagi bangsa Indonesia dan inspiratif, terutama kaum perempuan. Karena penghargaan itu merupakan pengajuan dunia internasional terhadap kiprah Ibu Megawati. Beliau juga menjadi utusan perdamaian untuk Semenanjung Korea,” papar Adi.

» Baca berita terkait DPRD Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -