Renville: Hanya Kecurangan yang Bisa Kalahkan Khofifah-Emil

FOKUS SAKSI, WASPADAI KECURANGAN: Renville Antonio, melihat hasil survei dan kondisi riil di lapangan hanya kecurangan yang bisa mengalahkan KHofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
FOKUS SAKSI, WASPADAI KECURANGAN: Renville Antonio, melihat hasil survei dan kondisi riil di lapangan hanya kecurangan yang bisa mengalahkan KHofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hasil survei Pilgub Jatim 2018 yang dikeluarkan Litbang Kompas, Kamis (31/5), semakin mempertebal keyakinan tim paslon nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

“Survei dari lembaga-lembaga kredibel, termasuk Litbang Kompas, memberi keyakinan pada kami bahwa paslon kami selalu mengalami kenaikan dan unggul dibandingkan paslon lain,” kata Sekretaris Tim Kampanye Khofifah-Emil, Ranville Antonio saat dihubungi Barometerjatim.com, Kamis (31/5) sore.

Dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas periode 10-15 Mei, pasangan Khofifah-Emil meraih elektabilitas 48,6 persen atau unggul 3 persen dari Saifullah Yusuf-Puti Guntur yang meraih 45,6 persen dan 5,8 persen sisanya belum menentukan pilihan.

• Baca: Elektabilitas Khofifah-Emil Naik, Tim Fokus Amankan Suara

Dengan demikian, dibandingkan hasil survei Litbang Kompas periode Februari 2018, elektabilitas Khofifah-Emil  meningkat tajam hingga 4,1 persen, sementara Saifullah-Puti naik tipis 1,6 persen.

Renville menambahkan, pihaknya juga berkeyakinan hampir semua pemilih di Jatim sudah menetapkan pilihannya dan sebagian besar ke Khofifah-Emil.

Sehingga, lanjut Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim itu, pihaknya harus betul-betul menjaganya dengan memfokuskan pada saksi dan pengawasan secara ketat terhadap potensi kecurangan yang bisa terjadi.

• Baca: SBY-AHY ke Jatim, Elektabilitas Khofifah-Emil Naik 7 Persen

“Karena jika kita lihat dari rilis-rilis lembaga survei dan kondisi lapangan saat ini, memang sepertinya hanya kecurangan yang bisa mengalahkan paslon kami,” tandasnya.

Renville menambahkan, “Untuk itu kami betul-betul fokus terhadap persiapan pengamanan dan pengawasan pada hari tenang dan hari H (coblosan) nantinya.”

LEWATI GUS IPUL-PUTI: Hasil survei Litbang Kompas, Khofifah-Emil unggul 3 persen atas Saifuulah-Puti | Grafis: Barometerjatim.com/RETNA MAHYA
LEWATI GUS IPUL-PUTI: Hasil survei Litbang Kompas, Khofifah-Emil unggul 3 persen atas Saifuulah-Puti | Grafis: Barometerjatim.com/RETNA MAHYA

Selain itu, papar Renville, survei lembaga kredibel ini sekaligus ‘jawaban’ dari hasil survei Puskep FISIP Unair yang dicurigai banyak pihak — termasuk Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Prof Dr Hamdi Muluk — ‘cacat metodologi’.

• Baca: Anggaran Rp 163 Miliar, Bawaslu Jatim ‘Miskin’ Sosialisasi

“Memang dari jumlah responden, margin of error maupun tingkat kepercayaan juga membuat kami tertawa, karena kami tahu betul bagaimana metodologi survei,” kata politikus yang juga anggota DPRD Jatim tersebut.

Apalagi survei yang dikeluarkan menggunakan nama lembaga kampus negeri ternama, tapi justru dibantah sendiri oleh rektornya. Sebab, Unair memang lembaga independen dan tidak pernah mengeluarkan survei terkait Pilgub Jatim.