Ramai Meme Cak Nur-Mimik, Bawaslu Cari Deltamilenia!

CARI DELTA MILENIAL: Haidar Munjid, Bawaslu Sidoarjo Cari Delta Milenial yang diduga pembuat meme Cak Nur-Mimik. | Foto: Ist
CARI DELTA MILENIAL: Haidar Munjid, Bawaslu Sidoarjo Cari Delta Milenial yang diduga pembuat meme Cak Nur-Mimik. | Foto: Ist

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Usai mengklarifikasi Nur Ahmad Syaifuddin (Cak Nur) dan Mimik Idayana, Bawaslu Sidoarjo akan mencari siapa pembuat meme bergambar keduanya yang disertai logo Pemkab Sidoarjo tersebut.

“Di meme itu kan ada semacam (tulisan) Deltamilenia,” kata Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid saat dikonfirmasi Barometerjatim.com, Jumat (7/2/2020) malam.

“Jadi nanti akan coba kita gali, kita cari informasi Deltamilenia itu siapa dan apa, nanti juga akan kita klarifikasi terkait itu?” tegasnya.

Haidar juga belum bisa mengidentifikasi awal, apakah Deltamilenia tersebut nama akun dari platform media sosial atau komunitas tertantu yang membuat meme bergambar Cak Nur-Mimik.

“Belum, belum. Terkait nanti akun untuk kampanye kan harus didaftarkan ke KPU,” tandasnya.

Haidar hanya memastikan kalau meme tersebut bersumber dari grup WhatsApp (WA), bukan dari platform media sosial semacam Facebook, Twitter atau Instagram.

“Bukan (dari akun Facebook, Twitter atau Instagram), di WA Group, akhirnya kita follow-up. Jangan sampai nanti di kemudian hari menjadi masalah,” katanya.

Dari meme yang beredar, terdapat foto Cak Nur dan Mimik bergenggaman tangan menyimbolkan salam komando. Di sela foto diberi logo Pemkab Sidoarjo disertai tulisan “Mimik Idayana-Nur Ahmad Sayaifudin – Sidoarjo Sejahtera”, dan di sudut kiri terdapat tulisan Deltamienia Sidoarjo Kini.

Cak Nur sendiri sudah mengklarifikasi tidak tahu menahu soal meme yang memajang foto dirinya bersama Mimik. Apalagi ada yang janggal dari penulisan namanya. “Tertulis Nur Ahmad Syaifudin, jadi huruf d kurang satu,” ucapnya.

Upaya Pencegahan

Haidar menambahkan, soal pemanggilan terhadap Cak Nur dan Mimik, hanya sebatas klarifikasi. Dia juga sangat berterima kasih di tengah kesibukan Cak Nur sebagai Plt bupati dan Mimik yang anggota DPRD Sidoarjo, tetap menyempatkan datang.

“Saya sangat berterima kasih, sangat mengapresiasi, (Cak Nur dan Mimik) bisa meluangkan waktu untuk memenuhi panggilan Bawaslu,” katanya.

Selain itu, lanjut Haidar, langkah pemanggilan juga bagian dari upaya pencegahan. “Seandainya nanti ada yang mempersoalkan, oh Bawaslu sudah mengklarifikasi, sudah memanggil dan lain sebagainya, semacam itu,” jelasnya.

Jangan sampai, sambung Haidar, “Penggunaan aset pemerintah, entah itu mobil dinas, bangunan milik pemerintah dan sebagainya, nanti dipakai, dijadikan sebagai kampanye, termasuk penggunaan lambang daerah.”

» Baca Berita Terkait Pilbup Sidoarjo