Ramadhan hingga Lebaran, Pertamina: Stok BBM Aman

STOK BBM AMAN: Ibnu Chouldum, Pertamina jamin stok BBM selama Ramadhan hingga lebaran aman. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
STOK BBM AMAN: Ibnu Chouldum, Pertamina jamin stok BBM selama Ramadhan hingga lebaran aman. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) menjamin stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jatim aman selama Ramadhan hingga lebaran. Untuk mengantisipasi tingginya konsumsi BBM, Pertamina telah menambah stok sekitar 15 persen.

“Jelang lebaran, kami menambah stok untuk gasoline BBM jenis pertalite dan pertamax ada penambahan sekitar 15 persen,” kata General Manager Pertamina Marketing Operation Region V, Ibnu Chouldum usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jatim, Soekarwo di kantor gubernur, Surabaya, Selasa (22/5).

Penambahan ini dilakukan di seluruh wilayah Jatim. Namun ada beberapa wilayah yang stoknya disiapkan lebih dari 15 persen seperti daerah wisata.

• Baca: Harga Pertalite Naik, Premium di Surabaya Mendadak ‘Hilang’

“Untuk daerah wisata disiapkan lebih, bahkan bisa sampai 25 persen. seperti Malang, Banyuwangi, WBL Pantura dan daerah wisata lainnya,” tambahnya.

Sedangkan kekuatan stok BBM, tandas Ibnu, pihak Pertamina sudah menyiapkan stoknya selama 17 hari dan akan ditambah sesuai kebutuhan.

Ibnu menambahkan, konsumsi normal harian BBM untuk wilayah Jatim sekitar 18.286 KL. Menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sekitar 5 hingga 14 persen untuk produk BBM.

• Baca: Sambut Ramadhan, Ribuan Botol Miras di Gresik Dimusnahkan

Untuk BBM jenis solar, stok yang disiapkan Pertamina tidak sebanyak pertalite dan pertamax dan cenderung turun, karena konsumsi solar jelang lebaran diprediksi akan berkurang. “Beberapa hari jelang lebaran kan truk sudah tidak boleh melintas,” ujar Ibnu.

Sementara soal harga, dia mengaku tidak akan terjadi kenaikan. “Kan sudah diatur (pemerintah). Semoga tidak ada (kenaikan harga). Kalau ada isu kelangkaan kita akan operasi pasar. Saya tidak mau mendengar isu kelangkaan-lah. Sebelum diisukan, kita akan banjiri dulu,” papar Ibnu.

Bagaimana dengan isu kenaikan harga pertalite Rp 350/liter? “Hoax itu. Harga itu berlaku di wilayah riau, pekan baru. Saat PBBKB (pajak bahan bakar kendaraan bermotor) 10 persen. Saat sudah 5 persen harusnya sama (harganya),” tegasnya.