Putra Pendiri NU Ini Blak-blakan Dukung Prabowo-Sandiaga

DUKUNG PRABOWO-SANDI: Gus Hasib (kanan) saat menerima kehadiran Sandiaga Uno di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (22/10). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
DUKUNG PRABOWO-SANDI: Gus Hasib (kanan) saat menerima kehadiran Sandiaga Uno di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (22/10). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

JOMBANG, Barometerjatim.com – Putra pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasib Wahab Chasbullah alias Gus Hasib kian blak-blakan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Saya bersama kiai dan santri Nahdliyin sepakat mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno menjadi presiden dan wakil presiden,” katanya saat menyambut Sandiaga di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (22/10).

Sebelumnya, saat menerima silaturahim Prabowo, 6 September 2018, Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum tersebut juga menyatakan dukungannya untuk Prabowo-Sandiaga.

• Baca: Kiai Pendukung Khofifah-Emil: Wis Wayahe Prabowo Presiden

Bahkan dia menyarankan agar pasangan ini mengusung tagline Wis Wayahe! yang selama ini menjadi jargon pasangan Khofiah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018. Pasangan ini juga didukung Gus Hasib, namun di Pilpres 2019 Khofifah-Emil berada di barisan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Sementara Sandiaga yang hadir dengan busana ala santri dilengkapi serban warna merah, langsung melakukan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah. Sebelumnya juga ziarah ke makam KH Bisri Syansuri di kompleks Ponpes Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang.

Prabowo-Sandiaga hadir di Jatim untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dengan cara Napak Tilas Resolusi Jihad. Perjalanan dimulai dari Kabupaten Jombang dan berakhir di Kota Surabaya.

• Baca: Hari Santri, Khofifah Napak Tilas di Kampung Lawas Maspati

Sandiaga memaknai HSN dengan resolusi jihad di bidang ekonomi. “Kita ambil alih ekonomi kita, kita ambil dengan jihad ekonomi,” ujar mantan Wagub DKI Jakarta tersebut saat singgah di Tebuireng.

Cawapres berlatar belakang pengusaha itu lantas mengajak para santri agar bisa berdikari di bidang ekonomi. “Kita mendorong santripreneur untuk menciptakan lowongan pekerjaan, 2019 bangun ekonomi!” serunya.