Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Pulang dari Haji, 2 Orang Jamaah asal Jatim Positif Covid-19, Gus Hans: Itu Paling Kelelahan!

Berita Terkait

TAK ADA COVID-19: Gus Hans dan Menag Gus Yaqut bersama petugas haji lainnya di Makkah. | Foto: Barometerjatim.com/IST
TAK ADA COVID-19: Gus Hans dan Menag Gus Yaqut bersama petugas haji lainnya di Makkah. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – 2 dari 450 orang jamaah haji kloter pertama debarkasi Surabaya asal Tuban dan Bojonegoro yang tiba di Juanda, Minggu (17/7/2022), dinyatakan positif Covid-19 hasil swab antigen untuk selanjuutnya dilakukan swab PCR.

Sambil menunggu hasil swab PCR, keduanya tetap diantar kembali ke rumah masing-masing untuk isolasi sesuai ketentuan. Keduanya diantar dengan mobil tersendiri oleh Pemprov Jatim dengan monitor Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskemas setempat.

Bagaimana sebenarnya kondisi di Tanah Suci, sehingga ada jamaah haji yang kembali ke Tanah Air sampai positif Covid-19?

Petugas Haji Indonesia di Arab Saudi, KH Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans saat dihubungi Barometerjatim.com, menduga kedua orang haji yang positif Covid-19 hasil swab antigen bisa jadi kelelahan.

“Itu paling karena kelelahan,” ucap kiai muda yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Queen Darul Ulum Jombang tersebut.

Soal faktor kelelahan ini, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana menyampaikan memang menjadi pemicu jamaah haji sampai jatuh sakit.

Karenanya, dia mengimbau jamaah untuk menyesuaikan aktivitasnya selama di Makkah dan juga di Madinah bagi yang akan ke Madinah. Apalagi, angka kematian dalam tiga hari terakhir cenderung tinggi.

“Ini masih lanjutan jamaah yang mengalami kelelahan pasca-Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Kuncinya adalah kita harus menjaga jamaah agar jangan terlalu kelelahan. Aktivitasnya harus disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing jamaah,” jelas Budi di Jeddah dalam keterangannya.

Hal sama disampikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Dia mengimbau jamaah untuk tetap menjaga kesehatan dan tidak memforsir diri.

“Kita semua lelah setelah menjalani puncak ibadah haji. Sebab, haji memang ibadah fisik. Untuk itu, pasca-Armuzna, saya harap jamaah fokus menjaga kesehatan dan tidak memforsir diri,” pesan Menag.

Tak Ada Kasus Covid-19

Lagi pula di Tanah Suci, menurut Kepala Klinik Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Makkah, dr Imran tidak ditemukan jamaah haji asal Indonesia yang terpapar Covid-19.

Alhamdulillah sampai saat ini belum ada kasus Covid-19 di KKIH (Kantor Kesehatan Haji Indonesia) Makkah,” kata dr Imran dalam pesan singkatnya pada Gus Hans.

Selebihnya, Gus Hans berharap tes antigen, PCR, maupun vaksin jangan sampai dijadikan target capaian kepala daerah. “Jamaah sudah lelah!” tegasnya.

Menurutnya, ketika akan mendapatkan vaksin Covid-19, seseorang sebaiknya dalam kondisi prima agar tidak berpengaruh terhadap pembentukan antibodi dan mengurangi risiko efek samping vaksin tersebut.

“Setidaknya, inilah alasan mengapa ketika divaksin harus dalam keadaan bugar dan fit,” kata Gus Hans.

» Baca berita terkait Haji. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -