PPP-PKB Satu Barisan, Angin Segar buat Jokowi di Jabar

YAKIN JOKOWI-MA'RUF MENANG: KH Hasan Nuri Hidyatullah, PPP-PKB satu barisan, Jokowi-Ma'ruf diyakini menang di Jabar. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
YAKIN JOKOWI-MA’RUF MENANG: KH Hasan Nuri Hidyatullah, Jokowi-Ma’ruf diyakini menang di Jabar karena PPP-PKB satu barisan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

KARAWANG, Barometerjatim.com – Kekalahan Jokowi di Jawa Barat (Jabar) pada Pilpres 2014, salah satu faktor karena PPP dan PKB — Parpol berbasis mayoritas warga Nahdlatul Ulama (NU) — dinilai tidak satu barisan. PKB di kubu Jokowi, sementara PPP bersama Prabowo.

Namun Pilgub Jabar 2018 memberi bukti lain. Saat PPP dan PKB bersatu, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang diusung bersama Nasdem dan Hanura, tampil sebagai pemenang.

Menurut Ketua PWNU Jabar, KH Hasan Nuri Hidyatullah, sebelumnya PPP dan PKB belum satu barisan sehingga sering kali calon dari kader NU kalah di Pilkada maupun Pilpres. Tapi dengan prototype di Pilgub Jabar, kedua ‘Parpol NU’ tersebut satu barisan dan bisa memenangkan calon yang diusung.

• Baca: Bingung Pilih Capres? Khofifah: Simak Lagi Syi’ir Tombo Ati

“Sehingga perjalannya dengan izin Allah begitu lancar, smooth, NU-nya juga tenang, tanpa sulit semua kita jalani, dan hasilnya dengan izin Allah bisa menang,” papar kiai muda yang akrab disapa Gus Hasan itu di Karawang, kemarin.

Prototype (bergabungnya PPP dan PKB) ini sekarang kita bawa ke tingkat nasional. Mudah-mudahan (Jokowi-Ma’ruf) menang,” sambung pengasuh Ponpes Putri Asshiddiqiyah 3 Karawang itu.

Sementara masuknya Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang kelahirannya dibidani Khofifaih Indar Parawansa ke Jabar, menurut Gus Hasan, semakin menambah energi untuk ‘merebut’ kemenangan dari Prabowo di Pilpres 2014.

• Baca: Khofifah-JKSN Siap Rebut Kemenangan untuk Jokowi di Jabar

Saat itu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla hanya meraih 40,22 persen. Kalah telak dari Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (59,78 persen).

Jokowi-Jusuf Kalla bahkan hanya menang di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Subang, Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, sedangkan Prabowo-Hatta merajai 22 kabupaten/kota.

“Pokoknya kita bismillahirrahmanirrahim, berjuang dengan cara kita untuk memenangkan orang tua kita (KH Ma’ruf Amin). Teorinya dan strateginya bagaimana, ya biar jadi rahasia yang disimpan,” katanya.

• Baca: Relawan Khofifah di Pilgub Jatim Melebur Dukung Jokowi

Saat dipertegas, apakah yakin bisa merebut kemenangan untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019? “Insyaallah. Ya harus yakin, kita berjuang kalau enggak yakin bagaimana,” katanya.

Apalagi, tegas Gus Hasan, NU di Jabar semakin solid karena pasca Pilgub Jabar PPP dan PKB kembali satu barisan mengusung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“NU solid, karena kan Porpol yang ada di bawah NU, dalam hal ini secara dominan PKB dan PPP dalam satu barisan. Beda dengan yang lain kan, yang gabung jadi satu kayaknya cuma di Jabar saja kemarin,” pungkasnya.

» Baca Berita Terkait PKB, PPP, Pilpres 2019