Politikus Gerindra: Machfud-Gus Hans Ideal Pimpin Surabaya

DUET IDEAL?: Machfud Arifin-Gus Hans, dinilai ideal pimpin Surabaya pasca Risma-Whisnu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PASANGAN IDEAL?: Machfud Arifin-Gus Hans, dinilai ideal pimpin Surabaya pasca Risma-Whisnu. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Empat nama — Machfud Arifin, Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, Hariyanto dan Gamal Albinsaid —  diusulkan DPC Partai Gerindra Surabaya untuk dimintakan persetujuan dan rekomendasi maju di Pilwali 2020.

Lantas, kepada siapa rekomendasi akan diberikan? Menurut politikus Partai Gerindra, Abdul Malik, dari keempat nama tersebut Machfud-Gus Hans justru layak dipasangkan, bahkan dianggap ideal untuk memimpin Kota Surabaya.

“Ini pendapat pribadi ya. Kalau dari kaca mata politisi, Machfud cocok disandingkan dengan Gus Hans. Tapi kewenangan rekomendasi kan ada di DPP,” kata Malik yang juga wakil ketua DPD Partai Gerindra Jatim di Surabaya, Minggu (12/1/2020).

“Soal usulan DPC itu sah-sah saja, ya baik-baik saja, karena panitia penjaringan punya hak mengusulkan. Tapi dari empat itu nanti kan akan dikerucutkan, dan kewenangan rekomendasi ada di DPP,” tandasnya.

Soal mengapa Machfud yang dinilai layak diusung menjadi Bacawali, lanjut Malik yang juga ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim berpandangan, karena dia representasi orang birokrasi.

“Dia mantan Kapolda Jatim, jadi birokrasinya sudah mantap. Tinggal mencari wakilnya yang bisa sinergi, jangan orang birokrasi lagi, minimal ya wong pondokan (kalangan pesantren),” katanya.

Gus Hans itu kan representasi dari kalangan orang pondok, kalangan santri, jadi nge-match. Jangan orang birokrasi lagi. Tapi ya semua itu tergantung Machfud, dia sreg-nya sama siapa,” imbuhnya.

Namun Malik menandaskan, kalau akhirnya Gerindra mengusung Machfud-Gus Hans maka keduanya harus mencari lima kursi lainnya untuk menggenapi koalisi, karena Gerindra hanya memiliki lima kursi di DPRD Surabaya.

“Itu bukan tugasnya Gerindra, calon yang harus mencari, dan Gerindra kalau sudah mengusung akan all-out dan bersinergi dengan Parpol koalisi,” ujarnya.

Mungkinkah Gerindra koalisi dengan PDIP? “Semua partai, karena kita berpolitik itu yang lalu biarlah berlalu. Bagaimana caranya menatap Surabaya ke depan,” katanya.

Jika PDIP akan mengusung pasangan calon sendiri, artinya Gerindra dan koalisinya siap berhadapan? “Ya bisa saja. Tapi feeling saya kok PDIP akan usung Machfud,” katanya.

Tapi Parpol manapun yang mengsung Machfud, menurut Malik, pasangan yang ideal tetap Gus Hans. “Karena mewakili kalangan anak muda, pesantren, Nahdliyin (warga NU), nge-match,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya