Selasa, 06 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Pilkada 2020, Demokrat Harap Masukan dari Khofifah-Emil

Berita Terkait

PILKADA 2020: Renville Antonio, berharap dapat masukan dari Khofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILKADA 2020: Renville Antonio, berharap dapat masukan dari Khofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio berharap partainya mendapat masukan dari Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak terkait calon yang akan diusung dalam Pilkada 2020 di Jatim.

“Terus terang saja kami, Demokrat, berharap Bu Gubernur dan Mas Emil sebagai tokoh yang kami usung kemarin (di Pilgub Jatim 2018), memberikan masukan dan petunjuk bagi kami terkait Pilkada ke depan,” katanya kepada Barometerjatim.com di Surabaya, Sabtu (21/12/2019).

Sebab, suka tidak suka, tandas Renville, Demokrat menginginkan calon yang diusung dan dimenangkan di Pilkada 2020 bisa merajut hubungan yang harmonis dengan gubernur dan Wagub.

“Itu penting bagi kita semua. Jadi, terus terang saja, nanti pada saatnya kami akan minta masukan kepada beliau-beliau terkait di 19 itu (kabupaten/kota yang menggelar Pilkada), siapa-siapa saja yang menurut mereka patut kita perjuangkan,” ujarnya.

Namun hingga kini, Demokrat Jatim belum melakukan pembahasan soal Pilkada 2020 secara khusus, karena masih menunggu juklak dan juknis dari DPP. “Tetapi non formal sudah banyak masukan, banyak hal yang disampaikan,” katanya.

Dari 19 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada di 2020, di wilayah mana saja Demokrat akan mengusung calon sendiri atau berkoalisi?

“Kami belum bicara sejauh itu, tetapi posisi dominan Partai Demokrat untuk berkoalisi ada di 11 kabupaten/kota,” katanya, seraya menyebut di antaranya Sumenep, Banyuwangi, Trenggalek dan Surabaya.

“Namun tidak menutup kemungkinan kabupaten/kota yang lain kami memiliki posisi bagus (termasuk Pacitan dan Lamongan), karena kami memang punya kader yang menurut masyarakat layak untuk diajukan sebagai 01 atau 02,” sambungnya.

Sementara ditanya soal survei internal untuk Pilkada 2020, mantan anggota DPRD Jatim itu menyebut partainya belum melakukan secara khusus karena, sekali lagi, masih menunggu juklak dan juknis dari DPP.

“Tetapi dalam survei-survei rutin kami, beberapa bulan terakhir kami memang memasukkan soal Pilkada untuk jadi acuan awal,” ucap Renville.

» Baca Berita Terkait Pilkada 2020, Demokrat

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -