Pilih Khofifah-Emil, Muda-Mudi Deklarasi di Pelataran Candi

DUKUNG KHOFIFAH-EMIL: Muda-mudi Mojokerto deklarasi mendukung pasangan Khofifah-Emil di pelataran Candi Waringin Lawang, Mojokerto, Minggu (25/3). | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
DUKUNG KHOFIFAH-EMIL: Muda-mudi Mojokerto deklarasi mendukung pasangan Khofifah-Emil di pelataran Candi Waringin Lawang, Mojokerto, Minggu (25/3). | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

MOJOKERTO, Barometerjatim.com – Puluhan muda-mudi berkumpul di pelataran Candi Waringin Lawang, Mojokerto, Minggu (25/3). Mereka berjajar, lalu membentangkan spanduk ukuran 6 x 1 meter bertuliskan deklarasi dukungan untuk pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2018.

Tak hanya itu, mereka juga kompak mengenakan jaket bertuliskan: Wes Wayahe! Ya, mereka adalah relawan dari kalangan anak muda yang tergabung dalam komunitas Pemuda “Pakhem” (Pemuda Pemudi Khusus Era Milenial).

Ketua Pemuda Pakhem, Ferry Alma’arij menjelaskan, pemilihan lokasi deklarasi di halaman candi karena tempat ini mempunyai sejarah yang kuat. Candi Waringin Lawang, menurutnya, merupakan tempat Kerajaan Majapahit yang menjadi kerajaan tersohor di Nusantara.

• Baca: Gus Sholah Ajak Muslimat NU: Niati Ibadah, Pilih Khofifah!

“Bahkan sebelum melakukan deklarasi, kami minta ‘izin’ terlebih dahulu. Setelah mendapatkannya, baru mendeklarasikan dukungan,” terang Ferry.

Dengan mendapatkan ‘izin’ melakukan deklarasi, Ferry meyakini pasangan Khofifah-Emil mampu membawa Jatim menuju era keemasan. “Di tangan Bu Khofifah dan Mas Emil, kami yakin Jatim bisa menjadi provinsi yang unggul,” katanya.

Keyakinan Ferry, di antaranya dilandasi program Nawa Bhakti Satya yang di dalamnya memuat misi Jatim Berdaya. Menurutnya,  dengan Jatim Berdaya, pasangan Khofifah-Emil memiliki komitmen dalam hal pengembangan ekonomi kecil.

• Baca: Warga Risma Pendukung Khofifah Dilatih Galang Suara

“Apalagi di Jatim banyak pemuda-pemudi yang menjadi wirausahawan,” ujarnya, sembari mencontohkan banyak pemuda di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto yang berwirausaha sebagai perajin terah kota (pembuat patung dari tanah liat).

Selain itu, ada juga perajin batik tulis yang selalu laris dibeli wisatawan yang berkunjung ke tempat bersejarah Trowulan. “Kami telah menyosialisasikan Jatim Berdaya, dan sebelum deklarasi tadi kami juga door to door untuk mengenalkan program itu,” paparnya.