Petinggi Golkar: Survei Tak Unggulkan Khofifah, Itu Palsu

TIGA KANDIDAT: (Dari kiri) Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini. Tiga kandidat calon gubernur di Pilgub Jatim 2018. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Penggiringan opini untuk mempengaruhi masyarakat agar memilih calon tertentu sudah jamak dilakukan jelang Pilkada, tak terkecuali di Pilgub Jatim 2018. Caranya pun beragam: Mulai mengusung propaganda calon tunggal hingga memunculkan hasil survei ‘abal-abal’.

Disebut survei abal-abal, mungkin lembaga dan metode surveinya benar, namun responden yang dipilih sengaja dikonsentrasikan di beberapa wilayah saja yang menjadi basis calon tertentu. Maka hasilnya pun bisa ditebak. Padahal Jatim memiliki 38 kabupaten/kota.

Karena itu Mustasyar PCNU Surabaya yang juga Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Surabaya dan Mojokerto, Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA sama sekali tak kaget ketika sejumlah lembaga survei yang belakangan ini gencar menempatkan Khofifah Indar Parawansa di bawah Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bahkan Tri Rismaharini.

“Saya ditelepon seorang teman yang kebetulan wali santri. Beliau juga di Golkar, namanya Pak Ali Saiboo (salah satu wakil ketua DPD I Partai Golkar Jatim). Beliau sampaikan: Kalau di Jatim ada survei-survei yang menempatkan Bu Khofifah bukan pada urutan pertama, itu survei yang dibuat-buat alias survei palsu,” ungkap Kiai Asep.

• Baca: Gus Ipul Minta Dukungan, Nyono Tegaskan Muslimat juga NU

Hal itu disampaikan Kiai Asep saat silaturahim dengan pengurus PCNU Surabaya di Ponpes Amanatul Ummah, Siwalankerto, Surabaya, pekan lalu, yang juga dihadiri Khofifah serta Guru Besar Universitas Al Azhar Mesir, Syekh Prof Dr Ismail Hamdan Musa Bulbul.

Sebab, lanjut Kiai Asep yang masih mengutip penuturan Ali Saiboo, setiap jengkal tanah di Jatim bergemuruh menginginkan kehadiran kepemimpinan Khofifah. “Begitu kata beliau,” ujarnya.

Kalau pun baru-baru ini Golkar Jatim menerima kunjungan Gus Ipul yang berniat mengajak partai beringin mengusungnya di Pilgub Jatim 2018, itu hanya basa-basi politik. “Sebab komitmen kami (Golkar) tetap ke Ibu Khofifah. Itu kata beliau (Ali Saiboo) dan ini perlu disampaikan dan dibaca Bu Khofifah,” tambah Kiai Asep.