Petik Hasil 1-1 Lawan Persela, Pelatih Bhayangkara Protes!

HASIL IMBANG: Pemain Bhayangkara, Herman Dzumafo (hijau) berusaha lewati pemain Persela. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL
1-1: Pemain Bhayangkara, Herman Dzumafo (hijau) berusaha lewati pemain Persela. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Pelatih Bhayangkara FC, Paul Christopher Munster memprotes wasit yang dinilainya tak jeli saat tim asuhnya bermain 1-1 di kandang Persela, Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (28/9/2019).

“Kita susah menang jika bermain dengan 12 pemain, susah juga seperti itu. Wasit seakan tidak tahu banyak pelanggaran kepada pemain kami, wasit seperti tidak melihat,” geramnya usai laga.

Pelatih asal Skotlandia itu menyebut pasukannya sudah bermain maksimal, karena sebelum laga sudah menganalisa permainan Persela. Dia juga menganggap gol tuan rumah berbau offside.

“Mereka mendapatkan semuanya, mulai dari free kick, gol saya kira itu offside, banyak pelanggaran dan wasit sepertinya menutup mata. Tapi saya bangga pemain fight sampai akhir,” jelas pelatih 39 tahun itu.

Dalam laga tersebut, Persela bermain kurang trengginas di babak pertama. Akibatnya, tuan rumah tertinggal lebih dulu di menit ke-23 lewat kaki Lee Yoo Jun. Gol pemain asal Korea itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, pelatih Persela, Nil Maizar mengubah taktik dengan lebih menyerang. Hasilnya, saat pertandingan baru berjalan empat menit, tepatnya menit ke-49, gelandang bertahan Persela Lucky Wahyu nyaris mencetak gol.

Kemudian di menit ke-52, giliran Birul Walidain melepaskan tendangan ke gawang Bhayangkara namun masih bisa diamankan kiper Wahyu Tri Nugroho.

Memasuki menit ke-60, Izmi Yaman mencoba mengubah skor, namun tendangannya masih menyamping tipis ke sisi kiri gawang Bhayangkara.

Persela baru bisa mencetak gol di menit ke-60 melalui kaki Birul Walidain yang memanfaatkan umpan dari Rafael Gomes. Skor berubah 1-1.

Tidak mau kalah, Bhayangkara terus menaikkan tensi penyerangan. Adam Alis diganti pemain bertipe menyerang, Nur Iskandar menit ke-70.

Alhasil, penyerang Bhayangkara Dendy Sulistyawan nyaris membuat gol di menit ke-78, namun sundulan eks pemain Persela itu berhasil ditepis kiper Dwi Kuswanto.

Terus menekan lawan, Bhayangkara sedikit teledor. Di menit 80, Delfin Rumbino dijatuhkan di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih bagi Persela.

Namun, Alex Dos Santos gagal mengeksekusi, setelah tendangannya dapat ditepis kiper Bhayangkara. Hingga laga berakhr skor tetap bertahan 1-1.

Hasil Tak Bagus

Menanggapi hasil imbang, Nil Maizar menuturkan laga tersebut sangat krusial bagi timnya. Dia menyebut permainan tim asuhnya bagus tapi hasilnya kurang bagus bagi tim.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi, harus ada evaluasi, pertandingan terdekat akan tandang ke Jakarta. Laga tadi sudah bermain bagus, tapi jujur saja hasil tidak bagus bagi tim,” kata pelatih asal Padang itu.

Tambahan hanya satu poin, membuat Persela harus puas di peringkat 14 dengan poin 20 dari 21 laga. Sedangkan Bhayangkara meraih poin 24, berada di posisi 10 klasemen sementara kompetisi Liga 1.

» Baca Berita Terkait Liga 1