Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa 2020 Digelar Virtual

SAKSI-SAKSI YEHUWA: Pertemuan regional Saksi-Saksi Yehuwa, tahun ini digelar secara virtual. | Foto: IST/SSYI
SAKSI-SAKSI YEHUWA: Pertemuan regional Saksi-Saksi Yehuwa, tahun ini digelar secara virtual. | Foto: DOK/SSYI

SURABAYA, Barometerjatim.com – Situasi pandemi Corona (Covid-19) tak menyurutkan Saksi-Saksi Yehuwa untuk menggelar pertemuan tahunan. Bedanya, tahun ini diadakan secara virtual.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah pertemuan, Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan acara tahunan yang sangat dinantikan ini secara virtual,” kata Ario Sulistiono, juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia (SSYI), Jumat (24/7/2020).

Menurut Ario, jutaan Saksi-Saksi Yehuwa dan tamu undangan dari 240 negara akan mengikuti pertemuan global dengan tema ”Teruslah Bersukacita!” tersebut.

Biasanya, lanjut Ario, pertemuan seperti ini diadakan di stadion, arena, balai pertemuan, dan tempat-tempat pertemuan yang lebih kecil di seluruh dunia.

Tapi lewat pertemuan virtual, sidang jemaat, keluarga-keluarga, dan para tamu akan menonton acara tersebut selama Juli dan Agustus 2020.

Semula, tutur Ario, pertemuan dijadwalkan pada 21-23 Agustus di JX International Convention Exhibition, Jalan Ahmad Yani 99, Surabaya, dengan perkiraan dihadiri 2.500 orang.

Dilanjut pertemuan serupa pada 28-30 Agustus di Graha Cakrawala Universitas Malang, Jalan Semarang 5 Lowokwaru, Malang, dengan perkiraan dihadiri 1.000 orang.

“Namun kedua pertemuan tersebut dibatalkan pada April 2020 akibat pandemi Covid-19. Ibadah kami berpusat pada kasih kami kepada Allah dan sesama, tidak soal di mana kami berada secara fisik,” kata Ario.

Tempat Bukan Penghalang

TERUSLAH BERSUKACITA: Saksi-Saksi Yehuwa, tidak soal dimana berada secara fisik. | Foto: IST/SSYI
TERUSLAH BERSUKACITA: Saksi-Saksi Yehuwa, tidak soal dimana mereka berada secara fisik. | Foto: DOK/SSYI

Terkait pertemuan regional tahun ini, papar Ario, menonjolkan persatuan keluarga internasional Saksi-Saksi Yehuwa dan sukacita yang dapat dimiliki orang-orang meski menghadapi stres dan keputusasaan.

“Dua prinsip Kristen yang membimbing keputusan bersejarah Saksi-Saksi Yehuwa adalah bentuk penghargaan terhadap kesucian kehidupan dan kasih akan sesama. Sekalipun kami sangat ingin berkumpul bersama, kehidupan terlalu berharga untuk dipertaruhkan,” paparnya.

Lagi pula, pertemuan mingguan virtual yang diadakan selama empat bulan terakhir membuktikan kepada Saksi-Saksi Yehuwa, bahwa yang paling penting bukan di mana berada secara fisik.

“Tapi bagaimana keadaan kami secara rohani. Dalam banyak hal, kami menjadi lebih dekat sebagai keluarga rohani daripada sebelumnya,” ujarnya.

Ario menambahkan, acara ini akan dirilis dalam enam bagian, masing-masing yakni sesi pagi atau siang dari acara pertemuan yang biasanya diadakan selama tiga hari berturut-turut.

Banyak sidang jemaat dan keluarga, tandas Ario, menyaksikan sesi pertama pertemuan ini pada akhir pekan, 11-12 Juli 2020.

“Sidang-sidang jemaat dianjurkan untuk mengadakan diskusi rohani singkat, melalui konferensi video sebelum menonton sesi acara. Kemudian akan diumumkan acara pertemuan dapat dilihat di JW Broadcasting dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Pengaturan telah dibuat, lanjut Ario, agar kelompok-kelompok yang lebih kecil berkumpul dengan fitur ”breakout” di akhir setiap sesi untuk membahas hal-hal penting dari pertemuan tersebut.

“Akhir pekan terakhir dari acara virtual ini dijadwalkan pada 29-30 Agustus,” tuntas Ario.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona