Penjaringan Nasdem, Sahabat Ambil Formulir untuk Gus Hans

AMBILKAN FORMULIR: Aan Ainur Rofik (baju batik) ambil formulir untuk Gus Hans di penjaringan Nasdem. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
UNTUK SAHABAT: Aan Ainur Rofik (baju batik) ambil formulir untuk Gus Hans di penjaringan Nasdem. | Foto: Barometerjatim.com/ROY

SURABAYA, Barometerjatim.com – Setelah mendapat izin dari DPD Partai Golkar Jatim, para sahabat Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans turut bergerak membangun komunikasi lintas partai untuk ‘tiket’ di Pilwali Surabaya 2020.

Jumat (4/10/2019) sore, salah seorang sahabat Gus Hans, Aan Ainur Rofik mengambilkan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota (Bacawali) yang digelar Partai Nasdem untuk Jubir Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 itu.

“Saya mengambil formulir di Nasdem, agar nanti Gus Hans berkenan mengisi formulir itu dan mengembalikan ke Nasdem,” katanya pada Barometerjatim.com.

Kehadiran Aan diterima Ketua Bappilu DPD Partai Nasdem Surabaya, Djauhari serta sejumlah pengurus harian. Tampak pula Ketua Nasdem Surabaya,  Sudarsono, namun yang diberi wewenang terkait pendaftaran adalah Bappilu.

Soal mengapa Aan mengambilkan formulir ke Nasdem, pertama, karena ada kesejarahan antara Golkar dan Nasdem. Kedua, di Pilgub Jatim 2018 dan Pilpres 2019, kedua Parpol ini bagian dari mitra koalisi.

“Harapannya Golkar dan Nasdem nanti bisa bersama-sama mengusung Gus Hans di Pilwali Surabaya. Kalau Golkar lima (kursi) dan Nasdem tiga, kan tinggal dua lagi,” ujarnya.

Dua kursi lagi, lanjut Aan, harapannya bisa dari Parpol yang berkoalisi di Pilgub Jatim maupun Pilpres. “Bisa dengan PPP (satu kursi) atau PAN (tiga kursi) kan,” kata pria yang juga sekretaris Ikatan Alumni (Ika) PMII Surabaya tersebut.

Selain itu, mengingat Gus Hans adalah representasi Nahdlatul Ulama (NU) yang ada di Golkar, Aan juga berharap PKB (lima kursi) yang memiliki basis suara Nahdliyin bisa ikut bergabung mengusung Gus Hans.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Gus Hans