Pengusaha Jombang: Khofifah-Emil Klop Pimpin Jatim

DIDUKUNG PENGUSAHA: Emil Dardak saat pertemuan dengan sejumlah pengusaha dan ribuan warga Diwek, Minggu (3/6). | Foto: Ist Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
DIDUKUNG PENGUSAHA: Emil Dardak saat pertemuan dengan sejumlah pengusaha dan ribuan warga Diwek, Jombang, Minggu (3/6). | Foto: Ist Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

JOMBANG, Barometerjatim.com – Kalangan pengusaha di Jombang menilai pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak merupakan pasangan yang klop dan amat direkomendasikan untuk memimpin Jatim.

“Pasangan yang berpengalaman, track record,  bahkan interval umur sangat ideal dan saling melengkapi,” kata pemilik penyalur gas PT Diva Gas, Amaludin Wahab saat pertemuan sejumlah pengusaha dan ribuan warga Diwek, Jombang dengan Emil yang difasilitasi PT Diva Gas, Minggu (3/6).

Itulah mengapa Amaludin merasa perlu menghadirkan Emil di Diwek, karena komitmennya yang ingin Jatim bisa dipimpin sosok yang kredibel, pintar dan muda.

• Baca: Ngaji Bareng Cak Nun, Emil Ajak Hadapi Revolusi Industri 4.0

“Saya meyakini, dengan dipimpin anak muda akan ada inovasi dan improvisasi terhadap jalannya pemerintahan yang ada di Jatim,” tegasnya.

Amaludin menambahkan, keserasian Khofifah-Emil bisa dilihat dari interval umur keduanya. “Pak Emil 34 tahun dan Bu Kofifah 53, ini merupakan kombinasi yang cukup bagus. Mas Emil mewakili golongan milenial dan Ibu Kofifah mewakili golongan tuanya,” paparnya.

“Selain itu track record keduanya cukup membanggakan, Mas Emil sukses memimpin Trenggalek dan Bu Kofifah sangat luar biasa dalam pengentasan kemiskinan. Saya yakin Jatim akan lebih baik,” sambungnya.

• Baca: Mantan Wali Kota Malang Siap Menangkan Khofifah-Emil

Sementara Emil, dalam kesempatan tersebut memperkenalkan sejumlah program andalannya. Mulai Program Pendidikan TisTas (gratis berkualitas), layanan call center 24 jam BPJS hingga millennials job center (MJB).

Menurut Emil, maju dalam Pilgub Jatim mendampingi Khofifah memang sejak awal diniatkannya untuk mengabdi kepada masyarakat Jatim. “Tentunya untuk berusaha mengurai permasalahan dan tantangan yang dihadapi Jatim ke depan,” katanya.