Pengunjung Anjungan Jatim TMII Akan Dimanja Teknologi 4.0

ANJUNGAN JAWA TIMUR: Kompleks rumah adat Madura, salah satu sudut Anjungan Jawa Timur TMII. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ANJUNGAN JAWA TIMUR: Kompleks rumah adat Madura, salah satu sudut Anjungan Jawa Timur TMII. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

JAKARTA, Barometerjatim.com – Menyambut new normal, pariwisata termasuk sektor yang akan digenjot Pemprov Jatim. Salah satu tempat yang bakal lebih dimaksimalkan, yakni Anjungan Jatim di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Demi mematangkan persiapan, Jumat (21/8/2020) sore, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim, Sinarto melakukan kunjungan ke tempat tersebut.

“Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) ingin wisatawan yang berkunjung ke TMII, merasa tidak lengkap jika belum berkunjung ke Anjungan Jawa Timur,” kata Sinarto di sela kunjungan.

“Maka kami akan memberikan sejumlah inovasi, untuk menarik wisatawan agar lebih banyak lagi yang datang dan belajar tentang Jawa Timur di anjungan ini,” sambungnya.

Anjungan Jawa Timur merupakan miniatur provinsi yang dipimpin Khofifah. Di tempat ini dibangun rumah adat, kebudayaan, aneka kuliner, histori kerajaan, hingga ikon lainnya terkait Jatim.

Menurut Sinarto, selama pandemi Corona (Covid-19) jumlah kunjungan di Anjungan Jawa Timur memang sangat terdampak, terlebih berbulan-bulan TMII ditutup untuk mengikuti aturan pemerintah.

Padahal sebelumnya, Anjungan Jatim menjadi tempat paling sering dikunjungi wisatawan, per hari bisa mencapai 500 pengunjung. Kebanyakan anak-anak sekolah dan mahasiswa yang melakukan studi tentang seni budaya Jatim.

“Di sini kami juga rutin menyelenggarakan even kebudayaan, dan banyak komunitas yang kami undang untuk mengenalkan dan mempromosikan seni budaya Jatim,” jelasnya.

Rp 10 Miliar Tiap Tahun

SENTUHAN TEKNOLOGI: Kadisbudpar Jatim, Sinarto saat meninjau Anjungan Jawa Timur TMII. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SENTUHAN TEKNOLOGI: Kadisbudpar Jatim, Sinarto saat meninjau Anjungan Jawa Timur TMII. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Nah, menyambut new normal, Disbudpar Jatim akan melakukan sejumlah inovasi untuk lebih meningkatkan jumlah pengunjung. Salah satunya memasukkan teknologi 4.0.

“Kita akan membuat anjungan ini lebih interaktif. Rencananya juga kita buat banyak spot-spot foto yang lebih instagramable untuk bisa memanjakan pengunjung,” tegasnya.

Anjungan Jawa Timur sendiri, sedikitnya mendapat kucuran Rp 10 miliar dari Pemprov Jatim untuk biaya perawatan.

Sinarto menambahkan, lantaran konsepnya membangun pariwisata yang aman dan nyaman di masa new normal, maka akan diberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

“Ya mulai menggunakan masker, cek suhu tubuh, dan cuci tangan. Di dalam Anjungan Jawa Timur, pengunjung juga harus menerapkan physical distancing,” tuntasnya.

MINIATUR JAWA TIMUR: Ke TMII belum lengkap kalau belum ke Anjungan Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MINIATUR JAWA TIMUR: Ke TMII belum lengkap kalau belum ke Anjungan Jawa Timur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Pariwisata