Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Pemkot Wujudkan SMA Gratis Keluarga MBR, DPRD Surabaya Sebut Terobosan Lahirkan SDM Andal

Berita Terkait

PENDIDIKAN KELUARGA MBR: Ajeng Wira Wati, sejak awal usulkan kolaborasi Pemkot-Pemprov. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PENDIDIKAN KELUARGA MBR: Ajeng Wira Wati, sejak awal usulkan kolaborasi Pemkot-Pemprov. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kolaborasi Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim mewujudkan SMA sederajat gratis untuk keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), direspons positif kalangan DPRD Surabaya.

Menurut Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, intervensi langsung biaya sekolah SMA sederajat tersebut akan melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) andal.

“Kolaborasi ini merupakan terobosan baru dalam melahirkan SDM-SDM muda andal di Kota Surabaya,” ujarnya di DPRD Surabaya, Selasa (5/7/2022).

Sebelumnya, beber Ajeng, Komisi D sudah mengajukan ke Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya — kini Dinas Pendidikan Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar) — untuk bersinergi dengan Dindik Jatim agar ada falisitas bantuan biaya sekolah baik untuk SMA negeri maupun swasta di Surabaya.

Terlebih saat reses, dirinya banyak menerima keluhan dari warga soal kesulitan untuk menebus ijazah SMA sederajat. Nah, dengan intervensi Pemkot, hal itu disebutnya sebagai salah satu bentuk pemulihan ekonomi di bidang SDM.

“Jadi SDM-nya benar-benar terfasilitasi, khususnya masalah pendidikan,” ucap legislator asal Partai Gerindra tersebut, sembari menambahkan, bantuan biaya pendidikan SMA sederajat untuk keluarga kategori MBR ini sudah ada Perwali-nya.

“Memang tidak semua dapatkan fasilitas seperti BOS dan Bopda, karena SMA yang swasta dengan SPP per bulannya Rp 500 ribu juga butuh intevensi Pemkot Surabaya,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot berkolaborasi dengan  Pemprov Jatim untuk membantu biaya pendidikan pelajar SMA sederajat dari keluarga MBR, mengingat besaran BOS Bopda yang dicover Pemprov tidak cukup memenuhi SPP mereka.

Sementara yang dilakukan Pemkot menebus ijazah 729 pelajar SMA/SMK sederajat beberapa waktu lalu, lantaran belum ada kolaborasi dengan Pemprov. Ijazah yang ditebus sebelumnya merupakan pelajar lulusan 2019-2021.

» Baca berita terkait DPRD Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -