Pasca Tragedi Miras di Gresik, Belasan Pemabuk Diringkus

RINGKUS PEMABUK: Petugas dari jajaran Polres Gresik mengamankan remaja yang tengah menggelar pesta miras. | Foto: Barometerjatim.com/DIDIK HENDRIYONO
RINGKUS PEMABUK: Petugas dari jajaran Polres Gresik mengamankan remaja yang tengah menggelar pesta miras. | Foto: Barometerjatim.com/DIDIK HENDRIYONO

GRESIK, Barometerjatim.com – Tak mau kecolongan, Polres Gresik beserta jajarannya kian gencar menggelar operasi pasca tragedi miras maut yang mengakibatkan tiga pemuda meregang nyawa.

Hasilnya, Polsek Kedamean berhasil mengamankan tujuh tersangka yang kedapatan menggelar pesta miras. Lalu Polsek Cerme (2 tersangka), Polsek Balongpanggang (2) dan Polsek Duduk Sampeyan (2).

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro ketika dikonfirmasi menuturkan peredaran miras mendapatkan atensi lebih. Seluruh anggota diminta tetap siaga, baik dari unsur satuan, unit maupun Polsek jajaran.

• Baca: Tiga Pemuda di Gresik Tewas Direnggut Miras Oplosan

“Jangan ada lagi miras yang dijual di wilayah Gresik,” tegasnya saat dihubungi wartawan, Senin (3/9).

Menurut Wahyu, operasi akan digelar secara rutin dengan waktu dan tempat yang ditentukan secara acak. Bisa akhir pekan, atau bahkan setiap hari. Begitu pula wilayah operasi tidak hanya di daerah kota.

“Perbatasan utara dan selatan juga akan disisir. Semuanya akan dirazia untuk menekan gerak penjual dan peredaran miras di wilayah hukum Polres Gresik,” paparnya.

• Baca: Selundupkan Ganja, Pengunjung Rutan di Gresik Dibekuk Polisi

Alumnus Akpol 1998 itu juga memastikan tidak ada penjual miras yang berasal di Gresik. Kalaupun ada mereka berasal dari luar kota.

“Jika kedapatan menjual ataupun menenggak miras, kami akan melakukan tindakan tegas,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak tersebut.