Pasca Teror Bom, Polda-Kodam Gelar Operasi Besar-besaran

BURU TERORIS: Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin terus memburu jaringan teroris pasca teror bom di Surabaya dan Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
BURU TERORIS: Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin terus memburu jaringan teroris pasca teror bom di Surabaya dan Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Upaya polisi menjaga keamanan pasca teror bom di Surabaya dan Sidoarjo tidak kendur. Justru sebaliknya, Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya akan menggelar operasi dalam skala besar.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan, operasi ini digelar sebagaimana instruksi Kapolri beberapa waktu lalu bersama dengan Panglima TNI, bahwa kedua institusi akan bekerjasama menggelar patroli keamanan.

“Kita juga kerjasama dengan Pak Panglima Kodam, saya sudah komunikasi untuk sama-sama melakukan patroli gabungan,” kata Machfud, Kamis (17/5).

• Baca: NU Siaga Penuh! Sekjen PBNU: Teror Bom Bukan Jihad Islam

Tidak hanya TNI, Kapolda juga mengajak semua pihak yang ingin bergabung dalam patroli ini. Pihaknya mengimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya tempat ibadah.

“Patroli gabungan terutama pada hari Minggu nanti, bersama, mungkin dari unsur Banser juga ikut membantu pengamanan gereja-gereja,” tambahnya. Sedangkan TNI, terang Machfud, akan melakukan patroli di wilayah yang dinilai rawan.

Kapolda Jatim menginstruksikan kepada seluruh jajaran, baik Polres maupun Polsek, untuk meningkatkan keamanan tempat tempat ibadah, maupun tempat tempat objek vital mulai Jumat (18/5).

• Baca: Jaringan Pelaku Bom Surabaya dalam Analisa Adik Amrozi

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Panglima, juga unsur unsur lain, Banser untuk membantu pengamanan ini,” katanya.

Sebelumnya, teror bom terjadi di tiga gereja di Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya. Selain itu bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Peristiwa tersebut menelan 13 nyawa warga, dan 13 terduga teroris tewas.