Pantau Terminal, Malam-malam Emil Blusukan di Bungurasih

BLUSUKAN DI TERMINAL BUNGURASIH: Emil Dardak bersama penumpang bus di Terminal Purabaya, BUngurasih, Sidoarjo, Senin 19/3) malam ini. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BLUSUKAN DI TERMINAL BUNGURASIH: Cawagub Emil Dardak bersama penumpang bus di Terminal Purabaya, BUngurasih, Sidoarjo, Senin 19/3) malam ini. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Emil Elestianto Dardak seolah tak pernah kehabisan tenaga menyapa berbagai elemen masyarakat Jatim, sekaligus melakukan navigasi program untuk membangun kesejahteraan di provinsi berpenduduk hampir 40 juta ini.

Bahkan, Senin (19/3) malam ini pun Cawagub pendamping Cagub Khofifah Indar Parawansa itu masih blusukan di Terminal Bus Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo. Kehadirannya untuk melihat dari dekat kondisi terminal sekaligus manajemen pengendalian moda transportasi darat.

Gayung bersambut, para awak bus langsung mengerubuti Emil Dardak untuk menyampaikan keluhan. Paling utama, mereka mengeluh lantaran dari hari ke hari penumpang di terminal makin sepi. Kondisi ini, tentu saja, berimbas pada pendapatan para sopir.

“Sekarang sepi Pak. Harapan saya supaya penumpang transportasi seperti semula,” curhat Samsul (50 tahun) salah seorang kondektur bus asal Jombang mewakili keluhan sopir lainnya.

• Baca: Ziarah ke Makam Kiai As’ad, Emil Disambut Ribuan Santri

Bukan hanya sopir yang mengeluh,  sejumlah penumpang pun curhat ke Emil karena angkutan umum kelewat lama parkir alias ngetem. “Nunggu capek, tidak langsung jalan. Mungkin karena penumpangnya masih sepi,”  keluah Fatimah (35) penumpang bus kota asal Surabaya.

Selain itu, Fatimah berharap agar kondisi transportasi umum lebih baik sehingga penumpang merasa lebih aman,  nyaman dan terjangkau. Dengan demikian, masyarakat dengan sendirinya akan beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum .

“Saya berharap Mas Emil terpilih dan bisa memperbaiki transportasi di Jawa Timur,” imbuh karyawan swasta tersebut.

Penanganan Strategis

AKRAB TANPA SEKAT: Cawagub Emil Dardak berbincang akrab dengan salah seorang sopir bus di Terminal Purabaya, BUngurasih, Sidoarjo, Senin 19/3) malam ini. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
AKRAB TANPA SEKAT: Cawagub Emil Dardak berbincang akrab dengan salah seorang sopir bus di Terminal Purabaya, BUngurasih, Sidoarjo, Senin 19/3) malam ini. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Mendapati keluhan para sopir dan penumpang, Emil menyebut diperlukan upaya perbaikan sistem transportasi guna kenyamanan dari dua sisi, yakni penumpang dan pendapatan para sopir. ”Dua-duanya harus jalan dan diperhatikan,” jelas doktor ahli dalam strategi pengembangan wilayah itu.

Emil menambahkan, penataan sistem transportasi butuh penanganan strategis. Perlu ada koordinasi, baik di tingkat provinsi maupun kota melalui kebijakan bersama. Sehingga, setiap kendaraan umum, baik angkot, bus kota dan transportasi online sama-sama mendapatkan penumpang.

• Baca: Navigasi Sistem Transportasi, Emil Blusukan di KA Komuter

“Prinsipnya saya juga mendukung transportasi jasa online dan transportasi umum, sehingga sama-sama terakomodir dan memadaiserta tata ruang harus lebih banyak diperbaiki,” katanya. “Kita rencanakan di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan dan Bangkalan menjadi suatu perencanaan terpadu,” papar Cawagub respresentasi pemilih milenial tersebut.

Seperti beberapa hari sebelumnya, untuk mengetahui permasalahan secara langsung, Emil juga blusukan di kereta api komuter Surabaya-Sidoarjo. Bupati Trenggalek non aktif itu juga menyempatkan diri  menaiki bus kota jurusan Bungurasih-Tanjung Perak dan turun di Halte Hastra Bumi Surabaya.