Pantau Pencarian, Ayah Co-Pilot Korban SJ182 Berharap Mukjizat

BELASUNGKAWA: Karangan bunga ucapan belasungkawa untuk Co-Pilot NAM Air, Fadly Satrianto. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BELASUNGKAWA: Karangan bunga ucapan belasungkawa untuk Co-Pilot NAM Air, Fadly Satrianto. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA – Barometerjatim.com – Lewat pencarian yang dilakukan TNI dan Basarnas, sejumlah jasad korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 mulai ditemukan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Dari Surabaya, Sumarzen Marzuki terlihat berusaha tegar, masih berharap ada mukjizat dan anaknya, Fadly Satrianto, Co-Pilot NAM Air yang turut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ182 ditemukan selamat.

“Mudah-mudahan bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ya, masih ada mukjizat dari Allah,” harapnya saat ditemui wartawan di rumahnya, kawasan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (10/1/2021).

Pria 63 tahun tersebut juga berharap tim pencari bisa bekerja dengan maksimal, agar para korban bisa ditemukan.

“Harapannya pasti dari keluarga selamat. Tapi kalau Allah berkehendak lain, ya kita tentu menerima dengan ikhlas. Keluarga sudah ikhlas, cuma mamanya saja yang perlu perhatian. Namanya orang tua ya, karena kedekatan juga,” tambahnya.

Saat ini pihak keluarga terus memantau perkembangan. Seluruh keluarga Sumarzen berkumpul, termasuk yang dari luar daerah seperti Nganjuk dan Malang. Tapi tetap dibatasi karena masih situasi Covid-19.

“Ya kita menghindari juga kumpul-kumpul kan, karena Covid-19 ini. Mungkin orang yang ikut ini kita batasi juga,” katanya.

Sumarzen menambahkan, pihak maskapai NAM Air juga telah menghubungi keluarga dan mengucapkan duka cita.

“Sudah, NAM sudah menelepon. Cukup baguslah ya responsnya, dia ikut prihatin, juga ikut ini karena musibah tadi ya,” katanya.

Menurutnya, Fadly telah bekerja sebagai co-pilot di maskapai ini sekitar tiga tahun. Anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut satu-satunya yang berprofesi sebagai penerbang.

“Dulu sekolahnya di penerbangan, Bangka Belitung. Enggak ada riwayat keluarga sebagai penerbang, cuma kemauan dia sendiri saja,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Sriwijaya Air