Nyaman Dirawat di Pesantren, Kiai Hasyim Tinggalkan RS

ICU RS LAVALETTE: Lorong menuju ruang ICU RS Lavalette tempat KH Hasyim Muzadi dirawat. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

MALANG, Barometerjatim.com – Setelah kondisinya semakin membaik, KH Hasyim Muzadi akhirnya dibawa pulang ke kediamannya di Kompleks Ponpes Al Hikam, Jl Cengger Ayam, Kota Malang, Senin (13/3).

“Iya, jam 12-an tadi Abah dibawa pulang. Beliau merasa lebih nyaman dan tenang kalau menjalani perawatan di pesantren, di tengah keluarga dan para santri,” ujar Gus Hakim, putra Kiai Hasyim saat dikonfirmasi.

Sebelum dibawa pulang, tim dokter Rumah Sakit (RS) Lavalette yang tengah menangani Kiai Hasyim berencana memindahkan mantan Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dua periode itu dari ruang ICU.

Hal itu disampaikan Anwar Sadad, anggota DPRD Jawa Timur usai menjenguk Kiai Hasyim. “Informasi dari dokter mau dipindah. Tadi kayaknya sudah mau persiapan,” katanya.

Terkait kondisi Kiai Hasyim, Sadad mengatakan respons yang diberikan saat disapa sudah bagus. Bahkan sempat tersenyum di tengah peralatan medis yang masih melekat di tubuhnya.

“Kondisi sudah berangsur baik menurut dokter. Tadi ada respons ketika saya memanggil nama Kiai Hasyim,” ucapnya.

• Baca: Kondisi Membaik, Kiai Hasyim Mulai Bisa Berkomunikasi

Sadad berharap gurunya tersebut segera sembuh, karena kehadirannya masih sangat dibutuhkan bangsa dan warga Nahdlatul Ulama.

“Beliau ini kiai orang NU se-Indonesia, bahkan se-dunia. Mudah-mudahan diberi kesembuhan. Semua keluarga Nahdliyin (warga NU) berharap Kiai Hasyim bisa bercanda kembali dengan masyarakat,” paparnya.

Sementara Ketua PCNU Kota Surabaya, Dr H Achmad Muhibbin Zuhri yang turut dalam rombongan menuturkan sempat mendengar Kiai Hasyim dibawa pulang ke Al Hikam setengah jam usai dirinya menjenguk.

“Beberapa saat setelah pergi, saya mendengar dibawa pulang ke Cengger Ayam,” katanya.

Terkait kondisi Kiai Hasyim, Muhibbin melihatnya semakin baik. “Sewaktu saya sowan beliau, sudah mengenali dan kelihatannya ingin bicara,” katanya.