Nawardi: Madura Perlu Langkah Darurat Penanganan Covid-19!

PERLU LANGAH DARURAT: Ahmad Nawardi, Madura perlu langkah darurat penanganan Covid-19, | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PERLU LANGAH DARURAT: Ahmad Nawardi, Madura perlu langkah darurat penanganan Covid-19, | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, mengundang keprihatinan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Dapil Jatim, Ahmad Nawardi.

Bahkan dia meminta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan empat Pemkab di Madura — Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep — segera melakukan langkah darurat penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Pulau Garam.

“Karena yang terjadi di lapangan, jumlah pasien Covid-19 jauh lebih tinggi dari pemberitaan,” katanya kepada Barometerjatim.com, Jumat (11/6/2021).

“Dari informasi, laporan, dan data yang saya dapat, banyak orang-orang terpapar yang tidak masuk rumah sakit. Ada yang meninggal juga tidak masuk rumah sakit,” sambungnya.

Karena itu, tandas Nawardi, langkah darurat ini sangat penting untuk melokalisir penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas di wilayah Madura.

“Tidak hanya mikro, tapi menurut menurut saya perlu pembatasan secara makro. Yang sudah terjadi kan baru di Bangkalan, ternyata di Sampang Covid-19 ini merajalela juga,” katanya.

Berikutnya, lanjut Nawardi, diperlukan drive thru untuk swab antigen di beberapa titik di Madura. Hal itu dilakukan, agar masyarakat tidak takut datang untuk mendeteksi dirinya terpapar Covid-19 atau tidak.

“Karena kalau datang ke rumah sakit, klinik, Puskesmas, kan merasakan takut. Jadi buka saja drive thru di beberapa titik di Madura,” katanya.

Penerapan drive thru, ucap Nawardi, jauh lebih humanis dan ada keinginan dari masyarakat untuk screening sendiri, datang sendiri, dan lebih cepat.

“Menurut saya, drive thru itu bisa dilakukan di beberapa titik di wilayah utara, selatan, tengah. Itu diperbanyak. Selama ini swab hanya ada di rumah sakit dan membuat masyarakat tak mungkin datang kecuali sudah parah,” ujarnya.

Dengan menerapkan langkah darurat, kata Nawardi, maka semua tim kesehatan di provinsi dan kabupaten harus dikerahkan semaksimal mungkin agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

“Semua kekuatan ya, mulai sampai di tingkat camat dikerahkan. Drive thru itu penting sekali, harus segera, agar masyarakat bisa mendatangi sendiri tempat itu, tanpa paksaan,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona