Rabu, 28 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Nasdem: Tak Ada Berat dan Ringan, Pilkada Itu Pertempuran!

Berita Terkait

PILKADA 2020: Sri Sajekti Sudjunadi (kiri), Nasdem terget menang di 19 Pilkada di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILKADA 2020: Sri Sajekti Sudjunadi (kiri), Nasdem terget menang di 19 Pilkada di Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi menegaskan Pilkada adalah pertempuran. Karena itu, dari 19 kabupaten/kota yang diikuti, partainya tidak memetakan wilayah yang berat dan ringan.

“Kami ini selalu pesan sama calon-calon kami, termasuk kepada seluruh jajaran partai, itu enggak ada yang ringan sama yang berat,” katanya di kantor DPW Partai Nasdem Jatim, Jalan Arjuno, Surabaya, Senin (9/11/2020).

“Pilkada itu kan pertempuran dan tanggal 9 Desember itu corone (istilahnya) enggak ada her (ujian ulang). Ada yang menang ada yang kalah, uda, itu aja, selesai! Ya bahwa nanti persoalan terus ke MK dan lain sebagainya itu tahapan yang memang dimungkinkan.”

Jadi, tandas Sri Sajekti, hingga 9 Januari 2021, jangan ada sedikit pun yang menganggap sudah menang karean masih ada proses penghitungan suara sampai dengan penetapan.

Sementara terkait keikutsertaan Nasdem di Pilkada 19 kabupaten/kota, lanjut perempuan yang akrab disapa Kakak Janet itu, termasuk di tiga wilayah yang Nasdem tidak memiliki kursi, yakni Kota Blitar, Kabupaten Situbondo dan Trenggalek.

“Meski tak mempunyai kursi di tiga daerah tersebut, tapi bagi Nasdem Pilkada adalah momentum politik yang sangat penting,” ucapnya.

Lagi pula, jumlah kursi orientasinya ke Nasdem masa lalu. Tapi di Pilkada ini berorientasi ke depan, momen dimana masyarakat menentukan pilihan terhadap siapa yang akan menjadi pemimpin di daerah masing-masing untuk lima tahun ke depan.

“Nah, momentum semacam ini tidak boleh kita tidak ikut, karena Nasdem harus menitipkan cita-citanya kepada para kepala daerah,” katanya.

“Jadi kalau kursinya berapa itu persoalan administratif belaka, karena memang Nasdem dalam menentukan pilihan siapa yang akan diusung itu kan tanpa mahar.”

Selain itu, Nasdem tak sebatas memberikan rekomendasi atau B1KWK sebagai administrasi pengusungan, tapi sangat aktif dalam upaya memenangkan calon-calon yang diusungnya.

» Baca Berita Terkait Pilkada 2020

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -