Museum Islam Pertama di Indonesia Akan Berdiri di Madura

SIAPKAN MUSEUM ISLAM: Khofifah saat menghadiri acara di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Jumat (17/8). | Foto: Barometerjatim.com/MARJAN AP
SIAPKAN MUSEUM ISLAM: Khofifah saat menghadiri acara di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Jumat (17/8). | Foto: Barometerjatim.com/MARJAN AP

BANGKALAN, Barometerjatim.com – Banyak hal yang akan dilakukan Khoffah Indar Parawansa terkait pembangunan di Madura. Tak hanya memperkuat industrialisasi, tapi juga mempercantik ‘wajah’ Pulau Garam untuk mengundang investor maupun wisatawan.

Salah satu yang disiapkan, yakni membangun museum Islam pertama di Indonesia. Museum tersebut akan dibangun di pintu masuk Madura, Bangkalan, tepatnya di sisi kanan atau kiri gerbang keluar Jembatan Suramadu.

Menariknya lagi, di samping museum juga akan dibangun masjid spektakuler sebagai ikonik religiusitas warga Madura. Rencana ini tinggal menunggu pertemuan bupati Bangkalan untuk mendapatkan lahan hibah.

• Baca: Khofifah Fasilitasi Pembangunan Museum Omah Munir

“Saya mendapatkan tawaran dari teman, jika bisa dihibahkan tanah di kanan atau kiri keluar dari Suramadu, dia mau membangun museum Islam dan masjid spekatakuler,” tutur Khofifah usai memberi materi di depan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Jumat (17/8).

Pengusaha tersebut, tandas Khofifah, hanya mau membangun saja. Sedangkan lahannya diharapkan bisa didapat dari hibah pemerintah. Bahkan rencana itu sudah diutarakan dua pekan usai Khofifah memenangi hitung cepat (quick count) Pilgub Jatim.

“Dia sudah siap membangun, sedangkan tanahnya hibah dari pemerintah daerah, karena beliau juga akan hibah nanti sistemnya,” katanya.

• Baca: Khofifah Garis Bawahi Tekad ISNU Ingin Berwatak Gus Dur

Khofifah menyakini, museum Islam dan masjid spektakuler nanti bisa menjadi daya tarik bagi Madura, sekaligus memperkuat kearifan masyarakat lokal yang memang dikenal religius.

“Teman saya ini sempat melihat prototype masjid spektakuler di samping museum Islam di Kuala Lumpur, Malaysia. Saya kebetulan juga sudah sempat ke sana dan memang indah, terlebih saat ini di Indonesia belum punya museum Islam,” imbuhnya.

Khofifah menambahkan, masjid spektakuler nantinya akan dijadikan sebagai pengembangan keilmuan Islam dan wisata religius, yang tak hanya bisa menjadi kebanggaan warga Madura saja tapi juga Jatim dan Indonesia.

• Baca: Khofifah: Unair Penuhi Kualifikasi Jadi Lokomotif Industry 4.0

“Semoga nanti kita bisa segera mendapatkan tanah hibah dari Pemkab. Saya ingin begitu masuk Madura, setelah keluar dari Suramadu, yang dilihat adalah wajah pertama Madura yaitu wajah religius,” tambahnya.

Setelah rencana ini terealisasi, bisa dilanjut dengan pengembangan titik wisata religius lainnya seperti di makam Syaichona Cholil, bahkan berlanjut ke Pamekasan hingga Sumenep.