Mobil Anak Buah Risma Ditembaki, GP Ansor Ikut Marah

TIGA LUBANG HANTAMAN PELURU: Mobil Kepala Dinas Cipta Karya Surabaya, Ery Cahyadi yang menjadi sasaran penembakan. | Foto: Ist
TIGA LUBANG HANTAMAN PELURU: Mobil Kepala Dinas Cipta Karya Surabaya, Ery Cahyadi yang menjadi sasaran penembakan. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Surabaya, HM Faridz Afif ikut bereaksi atas penembakan mobil Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Ery Cahyadi. Dia meminta kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk motif dan otak pelakunya.

Menurut Afif, pihaknya mengaku marah dan geram terhadap penembakan yang dialami Ery Cahyadi yang juga Dewan Penasihat GP Ansor Surabaya. “Mas Ery itu keluarga besar GP Ansor Surabaya,” kata Afif, Kamis (15/3).

“Karena itu kami tidak terima beliau disakiti. Ini jelas teror yang harus diungkap motif dan otak pelakunya. Kasus ini harus diusut tuntas.”

Afif memberi apresiasi kepada pihak kepolisian yang bekerja cepat menangkap terduga pelaku penembakan. Namun pihaknya mewanti-wanti agar kasus ini diusut secara tuntas dan gamblang. Sebab, ada indikasi penembakan ini direncanakan termasuk adanya pihak yang menyuruh.

• Baca: Mobil Anak Buah Risma Ditembaki Pakai Laras Panjang

Pihaknya juga akan membentuk tim investigasi yang melibatkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Surabaya dan Banser,  untuk mengawal proses penanganan kasus ini sampai ke pengadilan.

“Siapapun yang terlibat harus diadili di pengadilan dan mendapatkan hukuman yang setimpal. Ini penting agar menjadi pelajaran pihak lain, jangan seenaknya melakukan teror dan kekerasan,” ujar alumnus pasca sarjana Unair tersebut.

Afif bahkan memerintahkan Banser untuk memberikan pengawalan terhadap Ery dan keluarganya, sampai yang bersangkutan merasa aman beraktivitas seperti sediakala.

“Ansor memiliki personel Banser yang terlatih, mereka sudah saya perintahkan melakukan pengawalan secara tertutup dan terbuka kepada Mas Ery dan keluarga,” tandas Afif.