Selasa, 04 Oktober 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Miris Benar, Saat Jam Pelajaran Berlangsung Tiba-tiba Atap Gedung SDN di Bojonegoro Ambrol!

Berita Terkait

AMNBROL: Atap bangunan gedung SDN Sumuragung 1 Bojonegoro yang ambrol. | Foto: Barometerjatim.com/IST
AMBROL: Atap bangunan gedung SDN Sumuragung 1 Bojonegoro yang ambrol. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

BOJONEGORO, Barometerjatim.com – Ya, miris benar. Saat jam pelajaran berlangsung mendadak atap bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumuragung 1, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, ambrol.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, laptop milik kepala sekolah yang tertinggal di ruangan rusak akibat tertimpa reruntuhan atap gedung.

Kepala SDN Sumuragung 1, Suwito Adi Prasetyo menuturkan, ambrolnya atap gedung di atas ruang guru tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, Senin (8/8/2022).

“Kebetulan saya tidak di tempat saat kejadian. Cuma ya itu laptop saya rusak tertimpa reruntuhan,” katanya pada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Saat itu, Suwito sedang ke luar kantor menemui kepala desa setempat untuk berkoordinasi terkait kegiatan siswa. Sedangkan para guru sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas masing-masing.

Menurut Suwito, ambrolnya atap gedung  akibat kondisi kayu yang digunakan sebagai rangka atap sudah lapuk dan banyak yang dimakan rayap.

“Kami juga sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bojonegoro,” katanya.

Bahkan, tandas Suwito, kepala sekolah yang lama sudah mengajukan agar segera ada pembangunan rehabilitasi gedung SDN Sumuragung 1 yang rusak.

“Hasil koordinasi dengan Korwil Dinas Pendidikan kabarnya akan direhab tahun ini,” ucapnya.

Suwito menambahkan, sebelum dirinya menjabat kepala SDN Sumuragung 1, kondisi atap gedung di sejumlah ruangan memang telah ambrol.

Menjelang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021, atap di ruangan kelas 6 ambrol. Lalu awal 2022 bagian atap di atas ruang kelas 3 dan 4 juga ambrol lagi.

Akibatnya, dua ruang kelas tersebut tidak bisa difungsikan untuk kegiatan belajar-mengajar siswa, dan saat inui sebagian terpaksa dialihkan ke rumah warga di sekitar lokasi sekolah.

“Untuk siswa kelas 3 dan 4 kegiatan belajar mengajar sementara menumpang di rumah warga,” terangnya.

Sementara iru Kepala Dindik Bojonegoro, Nur Sujito saat dikonfirmasi wartawan belum memberi tanggapan.

» Baca berita terkait Tuban. Baca juga tulisan terukur lainnya Anwar Said.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -