Milad ke-19, PKS Jatim Tetap Berpolitik Bersih dan Santun!

MILAD KE-19 PKS: Irwan Setiawan (kanan), menggelar tasyakuran milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS). | Foto: IST
MILAD KE-19 PKS: Irwan Setiawan (kanan), menggelar tasyakuran milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera (PKS). | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selasa,  20 April 2021, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memasuki usia 19 tahun. Sebagai wujud syukur, digelar tasyakuran serentak secara nasional, termasuk di kantor PKS Jatim.

Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan menuturkan, di usia ke-19, PKS akan terus menguatkan cinta untuk Indonesia, serta meningkatkan pelayanan dan pembelaan kepada Rakyat, khususnya di Jatim.

Selain tumpengan, kegiatan santunan  juga dilakukan di beberapa DPC, termasuk di kantor DPW dan kantor Fraksi PKS DPRD Jatim.

“Cinta kepada Indonesia itu sudah diwujudkan dalam kurun waktu 19 tahun ini. Salah satunya, PKS tetap berpolitik bersih dan santun, serta melayani. Bersih dari korupsi dan santun dalam bersikap,” katanya.

Menurut Irwan, politik Bersih dan santun juga menjadi ciri PKS di Jatim. Dalam catatan KPK dan ICW, PKS Jatim termasuk partai yang transparan dalam laporan keuangan, lengkap, dan akuntabel.

“BPK juga memberikan apresiasi atas laporan keuangan PKS yang terpublikasi melalui website dan media massa,” tandasnya.

Kesantunan PKS, lanjut Irwan, dalam 19 tahun ini sudah diwujudkan dengan melakukan banyak pelayanan dan pembelaan terhadap rakyat. Mulai dari pengurus, anggota dewan, hingga anggota PKS di level paling bawah yang paling dekat dengan masyarakat.

PKS juga memberikan perhatian kepada milenial melalui PKS Muda dan sayap PKS Gema Keadilan. Banyak di antara pengurusnya yang kemudian duduk di kursi DPRD.

“Melakukan pengembangan kegiatan kepemudaan di berbagai sektor, mengajak kaum milenial untuk menjadi subjek tidak hanya menjadi objek, salah satunya mengajak untuk membangun desa,” katanya.

Tak hanya itu, kata Irwan, PKS Jatim juga memberikan perhatian kepada perempuan melalui Program Rumah Keluarga Indonesia (RKI). PKS banyak pula menggelar pelatihan membuat panganan sehat, menanam di lahan sempit, menjahit, parenting, hingga bakti sosial.

“Bahkan Sekolah Pranikah juga digalakkan bagi remaja-remaja yang akan memasuki jenjang pernikahan,” katanya.

Kursi Terus Meningkat

Sementara itu di legislatif, Irwan menyampaikan bahwa anggota DPRD dari PKS tetap membawa aktivitas pelayanan, pembelaan, dan pemberdayaan.

“Selain itu, kritik konstruktif juga selalu diberikan kepada Pemda atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” ucapnya.

Atas berbagai hal yang dilakukan itulah, capaian politik PKS di Jatim terus mengalami kenaikan. Pada Pemilu 1999, PKS di Jatim meraih 3 kursi kabupaten/kota dan menyumbang 1 kursi DPR RI.

Pemilu 2004, PKS Jatim mendapat 2 kursi DPR RI, 3 kursi DPRD Jatim, dan 36 Kursi DPRD kabupaten/kota. Pemilu 2009 PKS Jatim mendapat 6 kursi DPR RI, 7 kursi DPRD Jatim, dan 80 kursi DPRD kabupaten/ kota.

Pemilu 2014 PKS Jatim mendapatkan 2 kursi DPR RI, 6 kursi DPRD Jatim, dan 97 kursi DPRD kabupaten/kota. Terakhir pada Pemilu 2019 PKS Jatim mendapatkan 2 kursi DPR RI, 4 kursi DPRD Jatim, dan 104 kursi DPRD kabupaten/kota.

“Kami sangat mengharapkan kepercayaan masyarakat semakin meningkat, sehingga kapasitas politik PKS juga meningkat,” kata Irwan.

» Baca Berita Terkait PKS Jatim