Matras Dojo Karateka, ‘Palagan’ Baru Mantan Pangdam

Bakti: Mayjend TNI (Purn) I Made Sukadana yang terpilih dalam Musprov Forki Jatim berniat meneruskan baktinya pada Nusa dan bangsa setelah pensiun.
BAKTI NUSA-BANGSA: Mayjend TNI (Purn) I Made Sukadana yang terpilih dalam Musprov Forki Jatim berniat meneruskan baktinya pada Nusa dan bangsa setelah pensiun. | Foto: Barometerjatim.com/ EPE JAYANEGARA

SURABAYA, Barometerjatim.com Musyawarah Provinsi Federasi Olahraga karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Timur di Empire Palace Surabaya, Minggu (9/7), secara aklamasi menetapkan Mayjend TNI (Purn) I Made Sukadana sebagai ketua terpilih menggantikan Totok Lucida. Amanah ini ibarat palagan baru mantan Panglima Kodam V Brawijaya ini, dari medan tempur ke matras dojo.

Made akan memimpin Pengprov Forki Jawa Timur periode 2017-2021. Tugas utama sudah menanti di depan mata, yakni mempersiapkan karateka Jawa Timur dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

“Saya akan menjawab amanah ini dengan pengabdian penuh. Purnatugas dari militer bukan berarti pengabdian untuk bangsa dan negara terhenti. Ini merupakan pengabdian lanjutan,” ucapnya usai pemilihan.

• Baca: Persida, Lebih Menantang Tanpa Pemain Bintang

Dia mengaku akan berjuang sekuat tenaganya untuk bisa memberi bukti nyata berupa prestasi bagi Jatim. Untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet Jatim, lelaki yang kerap disapa Made ini mengaku telah menyiapkan beberapa program baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Prestasi itu dimulai dari pembinaan. Pembinaan itu tidak hanya keterampilan dan fisik saja. Namun, yang paling penting juga adalah mental ideologi dan mental kejiawaannya, agar mereka cinta terhadap perguruannya dan tidak lari ke tempat lain,” ungkapnya.

Khusus untuk masalah pembinaan atlet, Made akan memperbanyak kejuaraan agar bisa melihat potensi-potensi yang ada di daerah. “Pembinaan atlet, kita mencari atlet usia dini. Hanya saja, saya belum tau persis kejuaraan di tingkat daerah ada atau tidak, dan ini akan kita tata dengan baik nanti,” ujarnya.

• Baca: Mojokerto Putra dan “Tugas Negara Bos”

Di sisi lain, ketua sebelumnya, Totok Lucida, mengaku meskipun sudah tidak lagi memimpin. Namun, dirinya akan tetap membantu Forki dalam meningkatkan prestasi nasional maupun internasional.

Sebelum pemilihan, sebenarnya ada calon lain yang muncul. Yakni Bambang Haryo. Namun anggota DPR RI tersebut terganjal AD/ART yang melarang rangkap jabatan di cabang olahraga lain. Bambang Haryo hingga kini masih menjadi Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur.