Matoh! Khofifah Dielu-elukan Ribuan Warga Bojonegoro

BOJONEGORO MATOH: Bakal Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa di tengah ribuan massa jalan sehat di Bojonegoro, Minggu (11/2). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
BOJONEGORO MATOH: Bakal Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa di tengah ribuan massa jalan sehat di Bojonegoro, Minggu (11/2). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

BOJONEGORO, Barometerjatim.com – Matoh! Ya, luar biasa! Ribuan warga dan santri Bojonegoro mengelu-elukan kehadiran bakal Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam acara Jalan Sehat Bareng memperingati Hari Ulang Tahun ke-11 Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah dengan mengambil start/finish di Jalan Pondok Bambu 01, Sukorejo, Minggu (11/2).

Turut hadir mendampingi Khofifah sejumlah kiai, pejabat, tokoh masyarakat serta politisi. Di antaranya Pengasuh Ponpes Al Fatimah, KH Tamam Syaifuddin; Ketua Partai Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto; Sekda Bojonegoro, Suhadi Mulyono; Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro, Mitroatin; serta Ketua Harian DPD Partai Golkar Jatim Freddy Poernomo.

Khofifah yang datang mengenakan setelan pakaian olahraga berwarna biru tosca dan trining hitam, langsung disambut ribuan massa yang terdiri dari berbagai elemen masyakarat Bojonegoro yang sejak pagi menunggu kehadirannya.

• Baca: ‘Ombang-Ambingkan’ Khofifah, PWNU Jatim Dinilai Tak Netral

Sambutan kian heboh saat Khofifah dengan kawalan Banser masuk di kerumunan massa, langsung diserbu warga yang ingin mengajak swa foto maupun berebut jabat tangan. Sampai-sampai pihak keamanan terlihat kerepotan dan harus dibantu panitia untuk memastikan ketua umum PP Muslimat NU tersebut bisa naik panggung guna menyampaikan pidatonya.

“Para santri Al Fatimah apa kabar? Warga Bojonegoro apa kabar? Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini,” seru Khofifah dari atas panggaung yang disambut lambaian tangan peserta jalan sehat.

Mantan Menteri Sosial itu menyampaikan acara jalan sehat perlu digencarkan stakeholders serta pengelola Ponpes, sebagai upaya membangun generasi penerus bangsa yang sehat.

• Baca: Perangkat Desa se-Jatim Bulat Dukung Khofifah-Emil

“Jika pesantren gemar menggelar jalan sehat maupun selalu menjadwalkan olahraga setiap pagi, tentu para santri akan sehat dan menjadi generasi cemerlang yang mampu menjadi tonggak pembangunan NKRI,” tuturnya.

“Kalau kita berupaya hidup dengan gaya hidup yang sehat, selain pikiran bisa fresh dompet kita juga sehat. Artinya, kita tidak selalu mengeluarkan uang untuk berobat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memotivasi para santri agar bisa berprestasi dan menjadi pemimpin di masa mendatang. “Jika santri menjadi jenderal TNI AD, AL, AU, maka upaya mengawal NKRI semakin menjadi tonggak yang kuat,” katanya.

• Baca: Kiai Inisiator Gerakan Koin NU Doakan Khofifah Pimpin Jatim

Tak lupa Khofifah mendorong agar santri bisa menjadi pemimpin nasional. Dia mencontohkan KH Abdurraham Wahid (Gus Dur) yang sukses menjadi presiden RI. “Dari pesantren terlahir akademisi, mengembangkan aspek spiritual dan ilmu pengetahuan yang menjaga kemaslahatan warga bangsa,” paparnya.

Sebelum memberangkatkan ribuan peserta jalan sehat, Khofifah memohon doa restu serta meminta dukungan kepada para kiai dan warga Bojonegoro agar diberi kesuksesan di Pilgub Jatim 2018.

“Seluruh masyarakat Bojonergoro, Kiai Tamam, nyuwun doa pangestu panjenangan serta dukungan. Saya Khofifah dan Bapak Emil, insyalllah akan maju dan bisa memimpin serta membawa manfaat barokah. Jatim makin maju dan berkeunggulan,” ungkapnya.

Peduli Pesantren

BEREBUT SALAMAN: Dengan kawalan Banser, Khofifah Indar Parawansa meladeni dengan ramah serbuan massa jalan sehat untuk bersalaman. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
BEREBUT SALAMAN: Dengan kawalan Banser, Khofifah Indar Parawansa meladeni dengan ramah serbuan massa jalan sehat untuk bersalaman. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

Permintaan dukungan juga disampaikan Ketua Harian DPD Partai Golkar Jatim, Freddy Poernomo agar peserta jalan sehat dan warga Bojonegoro memilih Khofiffah-Emil di Pilgub 2018 yang digelar pada 27 Juni mendatang.

Insyallah beliau juga perhatian terhadap pembangunan Ponpes, termasuk Al Fatimah. Kami sebagai bagian dari pendukung Bu Khofifah, tidak ada salahnya mohon doa restu atas diusungnya Bu Khofiffah dan Pak Emil Dardak,” katanya.

• Baca: Ogah Gus Ipul, Ketua Dewan Syuro PKB Gresik Pilih Khofifah

Freddy meyakini, jika Khofiffah-Emil diberi mandapat dan amanat memimpin Jatim periode 2019-2024, maka semua Ponpes akan selalu diperhatikan dalam segi pembangunannya.

“Jika memimpin Jawa Timur, program Pak Gubernur (Soekarwo) yang saat ini sudah membantu membangun Ponpes, pasti akan diteruskan oleh Ibu Khofifah dan Bapak Emil,” tegasnya.