Rabu, 28 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Malam-malam, PDIP Tangkap Pelaku Dugaan Politik Uang!

Berita Terkait

PILWALI SURABAYA: Terduga pelaku politik uang jelang coblosan tertangkap basah. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PILWALI SURABAYA: Terduga pelaku politik uang jelang coblosan tertangkap basah. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jelang coblosan Pilwali Surabaya 2020, PAC PDIP Kecamatan Tenggilis Mejoyo menangkap basah dugaan praktik politik uang yang dilakukan seorang perempuan di wilayah Kendangsari Gang 9 RT 01 RW 4, Selasa (8/12/2020) malam.

Bermula dari Ketua PAC PDIP Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Sumardiono yang mendapatkan laporan dari timnya bahwa ada perempuan membawa amplop berisi uang Rp 100 ribu-an yang diduga dibagikan ke warga Kendangsari Gang 9 pukul 19.00 WIB.

Sumardiono kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk meminta penjelasan, mengapa ada yang membagikan uang ke warga dan meminta mencoblos paslon nomor urut dua, Machfud Arifin-Mujiaman. Namun belum sempat ditanya, wanita tersebut berlari ke rumahnya dan mengunci pintu kamar.

“Dari teman-teman ada beberapa dari saksi yang terkait untuk memberikan mandat saksi, kebetulan di sana ternyata ada bagi-bagi uang yang dilakukan seseorang yang berjenis kelamin perempuan,” terang Sumardiono di kantor Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Tak mendapatkan keterangan dari perempuan pembagi uang, Sumardiono lantas melaporkan dugaan praktik politik uang yang ditemukannya ke Panwascam Tenggilis Mejoyo.

“Dari hasil temuan kami tangkap basah tadi, teman-teman menemukan lembar isian beberapa orang yang menerima sejumlah 67 orang dan 14 yang belum diterimakan, berupa uang Rp 1 juta 400 ribu. Estimasi tadi per amplop mereka diberi Rp 100 ribu,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Sumardiono, pengurus PAC PDIP Tenggilis Mejoyo ingin memantau perempuan tersebut. Tapi tidak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, maka diputuskan pihak Panwascam setempat yang mengawasinya.

“Tadi sempat masuk ke rumah, teman-teman mau nyanggong di situ, tapi dari Panwas ada yang menjamin supaya tidak terjadi apa-apa. Jadi Panwas yang mengawasi di sana,” imbuh Sumardiono.

Panwascam Lanjuti Laporan

POLITIK UANG: Catatan penerima dan uang Rp 1,4 juta yang diamankan untuk ditindaklanjuti Panwascam. | Foto: Barometerjatim.com/IST
POLITIK UANG: Catatan penerima dan uang Rp 1,4 juta yang diamankan untuk ditindaklanjuti Panwascam. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Panwascam Tenggilis Mejoyo, Fachmi Achmad, telah menerima laporan dugaan praktik politik uang yang dilaporkan PAC PDIP Tenggilis Mejoyo atas nama Agustinus Priyanto.

“Kami dari Panwascam sendiri sudah menerima laporan ini, dan ada dari pihak Panwascam Tenggilis Mejoyo yang mem-follow up ke tempat kejadian,” kata Fachmi.

Hingga berita ini ditulis, Panwascam sedang berusaha membawa perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut untuk diamankan dan dimintai keterangan atas dugaan money politic.

Panwascam Tenggilis Mejoyo, lanjut Fachmi, juga masih menelusuri adanya temuan imbauan memilih paslon nomor dua dari perempuan tersebut yang dilaporkan pelapor.

“Dari pelapor ada imbauan keterangan pelapor, tapi kita harus menelusuri kebenarannya dengan memanggil terlapor,” pungkasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -