Makin Seru! Eks Jubir Prabowo-Sandi Maju Pilwali Surabaya

SOSOK MILENIAL: Gamal Albinsaid, siap maju di Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SOSOK MILENIAL: Gamal Albinsaid, nyatakan maju di Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Makin seru saja bursa Bacawali penerus Tri Rismaharini alias Risma. Kali ini giliran mantan Juru Bicara (Jubir) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, dokter Gamal Albinsaid declare maju Pilwali Surabaya 2020.

Gamal terbilang sosok milenial, lantaran usianya baru 30 tahun, lahir di Malang 8 September 1989. Namun di usia yang begitu muda, kiprah, inovasi dan prestasinya sudah menjadi sorotan internasional.

Selain seorang dokter, dia juga inovator kesehatan, peneliti, pengusaha, dan wirausaha sosial. Berbagai inovasi yang dikembangkan di antaranya Klinik Asuransi Sampah, serta berbagai platform inovatif semisal InMed, SiapaPeduli, hingga Impact Indonesia.

Berbagai inovasi tersebut mengantarkan Gamal menjadi pemuda pertama di dunia dan satu-satunya di Asia, yang mendapat penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustianbaility Entrepreneur Award dari Kerajaan Inggris yang diserahkan langsung oleh Pangeran Charles. Gamal juga masuk dalam 50 Inovator Sosial paling berpengaruh di dunia.

Lantas, apa yang ditawarkan Gamal untuk Surabaya pasca kepemimpian Risma? “Kami memastikan pembukaan lapangan kerja, dan saya sudah memulai itu dengan program Impact Indonesia,” katanya saat cangkrukan bareng warga di Warung Wibi, Jalan Kaliasin 1, Surabaya, Minggu (1/12/2019) sore.

Sekadar tahu, Impact Indonesia adalah platform untuk transfer of knowledge, pelatihan, pembinaan, inkubasi, dan akselerasi kewirausahaan sosial yang holistik, komprehensif, berdampak, dan berkelanjutan.

Menurut Gamal, penyediaan lapangan kerja menjadi masalah di semua wilayah di Indonesia, tak terkecuali Surabaya. “Di semua wilayah punya keseragaman data yang kami periksa, kurang lebih empat masalah utama yang muncul,” katanya.

Mengutip beberapa lembaga survei, kata Gamal, pertama yakni lapangan kerja, bahkan angkanya mencapai 25,5 persen. Lalu harga yang tidak stabil, kemudian di bawahnya ada kemiskinan, kesehatan, serta masalah pendidikan.

Lima masalah utama itulah, lanjut Gamal, yang saat ini dihadapi rakyat Indonesia, termasuk warga Surabaya. Hal itu juga sudah dibuktikannya saat bertemu dengan banyak pedagang pasar, blusukan ke rumah warga, hingga cangkrukan dengan anak muda Kota Pahlawan.

“Saya tanya apa masalahnya? Harga, bagi ibu-ibu di pasar. Ketemu anak muda, masalahnya cari kerja. Jadi program utama, kami memastikan pembukaan lapangan kerja,” tandasnya.

“Dan saya sudah memulai dengan program Impact, yang itu melatih anak-anak muda untuk membuat usaha. Kami dampingi mereka dapatkan modal, terdaftar badan hukumnya, dapat tempat usaha, kami bantu mereka mengembangkan dan mengelola bisnisnya,” sambungnya.

Bagi Gamal, apa yang dilakukannya selama ini adalah solusi nyata. Nah, dengan masuk pemerintahan, jika selama ini yang dibantu belasan hingga puluhan orang, maka nantinya akan lebih banyak lagi.

“Ketika nanti dipercaya masyarakat (menjadi wali kota Surabaya), saya yakin bisa memberikan dampak yang lebih besar untuk masyarakat,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya