Main Keras! Persela Gampar Arema 2-0 di Stadion Surajaya

MENANG MANTAP: Pemain Persela melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arema. | Foto: Barometerjatim.com/ DANI IQBAAL
MENANG MANTAP: Pemain Persela melakukan selebrasi usai menjebol gawang Arema. | Foto: Barometerjatim.com/ DANI IQBAAL

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Buah permainan keras, Persela sukses memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (20/9/2019) malam.

“Saya akui Persela bermain dengan keras, mereka bagus dari kita malam ini. Dua gol Persela itu akibat kesalahan pemain kita sendiri, hingga mereka bisa maksimalkan peluang menjadi gol,” kata pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

Berkat tambahan tiga poin ini, Persela berada di peringkat 19 klasemen sementara dengan nilai 19. Sedangkan Arema FC di posisi delapan dengan mengemas 27 poin.

Dalam laga tersebut, Persela mendapat peluang pertama di menit ke-11 melalui tendangan kaki kanan Birul Walidain namun masih membentur mistar gawang Arema yang dikawal Kurniawan Kartika Aji.

Menit ke-14, Arema nyaris unggul jika gol Ricky Kayame tidak dianulir wasit Mustofa, sebab pemain asal Papua itu melakukan pelanggaran handball lebih dulu.

Persela baru bisa mengubah skor setelah tendangan keras Sugeng Efendi meluncur deras ke gawang Arema di menit ke-19. Skor 1-0 untuk tuan rumah. Setelahnya, kedua tim saling bergantian melakukan serangan, namun skor tak berubah.

Nyaris Menang 3-0

KAWAL KETAT: Pemain Persela, Birul Walidain (depan) mendapat kawalan pemain Arema FC. | Foto: Barometerjatim.com/ DANI IQBAAL
KAWAL KETAT: Pemain Persela, Birul Walidain (depan) dikawal pemain Arema FC. | Foto: Barometerjatim.com/ DANI IQBAAL

Di babak kedua, saat pertandingan baru berjalan tiga menit, pemain asing Persela Rafael Gomez da Silva menambah skor menjadi 2-0 bagi tuan rumah.

Kendati unggul dua gol, Laskar Joko Tingkir — julukan Persela — terus menekan. Namun semua peluang yang diperoleh gagal dimaksimalkan menjadi gol oleh anak didik Nil Maizar.

Tak mau terus ditekan, pemain Arema FC mencoba memperkecil defisit gol. Namun semua serangan tim berjuluk Singo Edan itu gagal dikonversi menjadi gol.

Sejatinya, Persela bisa memperbesar skor jika tendangan Rafael da Silva di menit ke-53 tidak dianulir. Namun wasit menganggap pemain asal Brasil itu lebih dulu pada posisi offside.

Menang 2-0 atas tim sekelas Arema membuat pelatih Persela, Nil Maizar mengaku bangga dengan kerja pemainnya yang penuh semangat.

“Saya apresiasi kerja keras semua pemain. Mudah-mudahan kemenangan ini bisa menjadi pegangan pemain, karena masih ada 15 laga lagi yang akan dijalani,” ujar mantan pelatih Semen Padang itu.

» Baca Berita Terkait Liga 1, Persela, Arema