Loncat ke Nasdem, Demokrat Lamongan PAW Kaharudin-Amir

LANGSUNG PAW KAHAR-AMIR: Debby Kurniawan, Demokrat tak masalah dengan kepergian Kaharudin dan Amir ke Nasdem. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
LANGSUNG PAW KAHAR-AMIR: Debby Kurniawan, Demokrat tak masalah dengan kepergian Kaharudin dan Amir ke Nasdem. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Lamongan langsung mengajukan proses penggantian antarwaktu (PAW) dua kadernya yang hengkang ke Partai Nasdem, Kaharuddin (mantan ketua DPRD) dan Muhammad Amir (ketua Komisi C).

“Setelah kita terima surat pengunduran diri kemarin dari yang bersangkutan, kedua-duanya langsung kita proses berkirim surat ke Sekwan dan KPU Lamongan,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan, Debby Kurniawan, Kamis (12/7).

Debby juga menegaskan, Demokrat tidak mempermasalahkan dengan pengunduran diri kedua kadernya yang memilih ‘loncat pagar’ ke Parpol lain.

• Baca: Kaharudin-Amir ‘Loncat Pagar’, Nasdem Dapat Angin Segar

“Demokrat tidak ada masalah, karena itu hak mereka untuk pindah partai. Biarlah masyarakat yang menilai sendiri,” tuturnya.

Dia juga berharap proses PAW anggota DPRD Lamongan dari Fraksi Partai Demokrat bisa segera selesai. Sehingga, komponen yang ada di fraksi nantinya tetap bekerja maksimal.

Tunggu Balasan KPU

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris DPRD Lamongan, Aris Wibawa membenarkan terkait surat pengajuan PAW dari Demokrat atas pengunduran diri dua kadernya yang menjadi anggota legislatif.

“Iya sudah, surat dari Demokrat tertanggal 10 Junli 2018 kita terima dan disposisi hari ini kita tindaklanjuti dengan berkirim surat ke KPU Lamongan untuk meminta daftar nama penggantinya,” terang Aris pada Barometerjatim.com.

• Baca: Kahar Hengkang ke Nasdem, Demokrat: Dulu Bilang Legowo

Setelah mendapatkan data dari KPU Lamongan, jelas Aris, proses selanjutnya daftar nama PAW anggota DPRD akan diajukan ke gubernur Jatim melalui bupati Lamongan.

“Ini sudah kita proses, tinggal menunggu balasan dari KPU Lamongan paling lambat tiga hari. Kemudian kita ajukan ke gubernur melalui bupati,” terangnya.