Lompatan Wirausaha, Muslimat NU Gandeng Go-Jek dan Go-Pay

MUSLIMAT NU-GO JEK: Khofifah meneken kerja sama dengan Go-Jek dan Go-Pay untuk pemberdayaan wirausaha dan akselerasi ekonomi digital. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
MUSLIMAT NU-GO JEK: Khofifah meneken kerja sama dengan Go-Jek dan Go-Pay untuk pemberdayaan wirausaha dan akselerasi ekonomi digital. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

BANDUNG, Barometerjatim.com – Muslimat NU mulai melakukan lompatan wirausaha yang berseiring dengan ekonomi digital. Lompatan ditandai lewat kerja sama dengan perusahaan aplikasi Go-Jek dan Go-Pay.

Kerja sama diteken Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dan Chief Corporate Affairs Go-Jek, Nila Marita di ballroom kawasan Trans Studio Bandung, Rabu (14/11).

Menurut Khofifah, kerja sama ini merupakan ikhtiar Muslimat NU untuk bisa mendongkrak omset yang selama ini masih jauh dari harapan. Padahal, kreativitas anggotanya cukup banyak, beberapa produk bahkan sudah go international.

• Baca: Khofifah Ajak Santri Adaptasi dengan Ekonomi Digital

“Hari-hari ini rasanya kita harus melakukan lompatan, lompatan itu berseiring dengan digitalisasi ekonomi,” kata Khofifah.

“Bagi Muslimat NU, setuju tidak setuju, suka tidak suka, era ekonomi digital harus menjadi bagian yang mewarnai seluruh proses UKM dan koperasi di lingkungan Muslimat NU.”

Perempuan yang juga gubernur Jawa Timur terpilih itu berharap, kerja sama dengan Go-Jek lewat program “Go-Jek wirausaha” ini akan menjadi bagian dari penguatan Muslimat NU.

• Baca: Pacu Ekonomi Kreatif, Bekraf Luncurkan “Bisma” di Surabaya

Hal pertama yang akan dilakukan, sambung Khofifah, yakni meningkatkan kapasitas warga Muslimat NU terakit teknologi informasi. Setelah skill dan passion terbangun, diharapkan terkoneksi dengan UKM maupun koperasi yang mereka miliki.

“Kalau selama ini pemasaran lewat grup-grup internal, kita bisa bayangkan berapa banyak yang mengakses,” katanya.

“Tapi kalau ter-support oleh sistem yang ada di Go-Jek wirausaha, maka akan ada lompatan buyer dan jejaring yang itu menjadi bagian dari penguatan UKM dan koperasinya Muslimat NU.”

• Baca: Bukalapak Pasarkan Produk 12,1 Juta UMKM Jatim

Maka, kata Khofifah, Muslimat NU akan segera  melakukan identifikasi produk. Termasuk menjaga quantity, quality controle (QC) dan continuity.

“Saya akan minta pimpinan wilayah mengidentifikasi, mana yang kira-kira QC-nya terjaga, continuity bisa dipenuhi, dan mana yang kira-kita quantity-nya juga terpenuhi,”

Fokus Dua Hal

SEMANGAT WIRAUSAHA: Khofifah dan pengurus PP Muslimat NU usai meneken kerja sama dengan Go-Jek dan Go-Pay di Bandung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SEMANGAT WIRAUSAHA: Khofifah dan pengurus PP Muslimat NU usai meneken kerja sama dengan Go-Jek dan Go-Pay di Bandung. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Sementara Nila Marita mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Muslimat NU. Kerjasa sama kali ini akan terfokus pada dua hal.

Pertama, pemberdayaan wirausaha bagi anggota Muslimat NU. Kedua, bagaimana Go-Jek dan Go-Pay bisa memumpuk akselerasi ekonomi digital atau digitalisasi dari ekosistem Muslimat NU.

• Baca: ADPI: Jatim Motor Penggerak Distributor Pupuk Bersubsidi

“Kami melihat ibu-ibu yang tergabung dalam Muslimat NU merupakan kekuatan baru ekonomi. Kami melihat Muslimat NU sangat besar potensinya, untuk menciptakan ekonomi umat berbasis digital di Indonesia,” katanya.

Terlebih setelah bertemu dan melakukan pelatihan, pihaknya melihat ibu-ibu Muslimat punya semangat tinggi dalam berwirausaha. “Ini menjadi bekal atau cikal bakal dalam membangun ekonomi digital,” katanya.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Muslimat NU