Larangan Mudik! 6.664 Kendaraan Gagal Masuk Jatim

GERBANG TOL NGAWI: Petugas melakukan screening ketat di pos check point Gerbang Tol Ngawi Km 579. | Foto: IST
GERBANG TOL NGAWI: Petugas melakukan screening ketat di pos check point Gerbang Tol Ngawi Km 579. | Foto: IST/Dok

SURABAYA, Barometerjatim.com –  Polda Jatim dan jajarannya berhasil mencegah ribuan kendaraan pemudik, yang berusaha masuk lewat delapan check point di tujuh perbatasan dengan Jateng dan satu dengan Banyuwangi/Bali.

“Untuk hari ini saja, ada 342 dimana sepeda motor ada 88, kendaraan pribadi 238 dan kendaraan umum ada 16,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (7/5/2020) malam.

Secara total, lanjut Trunoyudo, selama Operasi Ketupat Semeru sejak digelar 24 April hingga sekarang kendaraan yang dikambalikan atau putar balik sebanyak 6.664.

“Ini yang kita lakukan dalam hal penindakan, khususnya kita mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan larangan mudik,” ujarnya.

Selain mencegah pemudik, Polda Jatim dan jajarannya juga menindak pelanggar yang masih terus mewarnai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya — Kota Surabaya, sebagian Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

Hingga sepuluh hari pelaksanaan PSBB sejak dimulai 28 April lalu, tercatat 14.973 pelanggar yang ditindak, khususnya mereka yang melintas di check point tiga wilayah tersebut.

“Per hari ini 7 Mei, ada 272 penindakan terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB,” tandas Trunoyudo.

SCREENING: Screening dan semprotkan disinfektan di check point Jalan A Yani Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
BERLAPIS: Screening dan penyemprotan disinfektan di check point Jalan A Yani Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait PSBB, Polda Jatim