Lantik 3 Pj Bupati, Pakde Karwo Ingatkan soal Penyusunan APBD

PELANTIKAN PJ BUPATI: Gubernur Jatim, Soekarwo melantik tiga penjabat bupati di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (3/8) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
PELANTIKAN PJ BUPATI: Gubernur Jatim, Soekarwo melantik tiga penjabat bupati di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (3/8) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo atau akrab disapa Pakde Karwo melantik tiga Pejabat (Pj) Bupati di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (3/8) malam.

Ketiganya yakni Pj Bupati Pasuruan, Abdul Hamid yang sehari-hari sebagai Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim. Lalu Pj Bupati Madiun, Boedi Prijo Suprajitno yang kesehariannya sebagai Kepala Badan Perwakilan Wilayah (Baperwil) Bojonegoro, serta Pj Bupati Magetan, Gatot Gunarso yang sehari-hari sebagai kepala Baperwil Madiun.

Ketiga Pj Bupati ini menggantikan bupati yang masa jabatannya berakhir. Yakni Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf (masa jabatan berakhir 9 Juli 2018), Bupati Magetan, Sumantri (23 Juli 2018) dan Bupati Madiun, Muhtarom (3 Agustus 2018).

• Baca: Tarif Tol Mahal, Soekarwo Minta Khofifah Fokus Jalan Arteri

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo mengingatkan, salah satu kebijakan strategis yang harus dilakukan Pj Bupati bersama DPRD adalah menyusun APBD, baik APBD murni, perubahan APBD, dan laporan pertangungjawaban. Tiga hal ini tidak bisa dipisahkan, karena ini adalah siklus anggaran atau budget-cycle yang ditetapkan UU.

“Ini adalah bulan-bulan dimana harus menyiapkan untuk perubahan anggaran. Karena jika telat sampai September dan baru turun di Oktober, maka nanti waktunya habis di perubahan,” katanya.

“Jadi, Pj Bupati harus segera berkoordinasi dan melakukan langkah-langkah secepatnya dalam menyusun perubahan anggaran,” tambahnya.

• Baca: Kepala BPKAD Jatim Dilantik sebagai Pj Sekdaprov Jatim

Pakde Karwo juga mengingatkan, sesuai Pasal 65 ayat (1) dan (2) UU No 23 Tahun 2014, tugas Pj bupati adalah koordinator pejabat struktural dan vertikal di wilayahnya. Artinya, sebagai koordinator dalam Forkopimda, mulai Kapolres, Dandim dan Kajari.

“Pj bupati harus berinisiatif melakukan koordinasi dengan dewan sebagai unsur pemerintahan daerah, juga anggota Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ini penting dalam pengambilan keputusan strategis bersama, khususnya terkait penanganan permasalahan sosial di wilayahnya,” katanya.

Di sisi lain, Pakde Karwo mengucapkan terima kasih kepada para bupati yang telah purnatugas. Menurutnya, dharma bakti mereka telah mampu meningkatkan kesejahteraan bagi daerahnya. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para istri Pj Bupati yang merupakan ketua TP PKK dan ketua Dekranasda di wilayahnya.

» TIGA PEJABAT BUPATI

  1. Abdul Hamid, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim – Pj Bupati Pasuruan
  2. Boedi Prijo Suprajitno, Kepala Baperwil Bojonegoro – Pj Bupati Madiun
  3. Gatot Gunarso, Kepala Baperwil Madiun – Pj Bupati Magetan