Selasa, 06 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Lamongan Kembali Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil

Berita Terkait

PENGHARGAAN ADIPURA: Bupati Lamongan, Fadeli (kiri) usai menerima Piala Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar, Rabu (2/8) malam. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
- Advertisement -

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Kerja keras dan konsistensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam membangun kota berbasis visi lingkungan membuahkan hasil. Kota Soto tersebut diganjar penghargaan lingkungan tingkat nasional dan berhak membawa Piala Adipura untuk kategori kota kecil.

“Adipura ini harus mampu mendorong terwujudnya Lamongan yang tidak hanya bersih, hijau dan sehat, namun juga berkelanjutan dalam mewujudkan kabupaten yang layak huni,“ ujar Bupati Lamongan, Fadeli usai menerima Piala Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar, Rabu (2/8) malam.

Fadeli menjelaskan, selama ini Lamongan telah menerapkan program pembangunan yang berkelanjutan, yakni harus mampu mengintegrasikan aspek pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan juga pembangunan lingkungan dengan turut mendorong partisipasi aktif masyarakatnya.

• Baca: Lamongan Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

Salah satu program pembangunan berbasis lingkungan yang berkelanjutan di 2017, yakni program Lamongan Green and Clean (LGC) menjadi program unggulan yang dimaknai ulang dengan menambahkan tanda plus di belakangnya.

“Jadi disamping tetap menjaga lingkungan hijau, indah dan teduh, LGC kali ini juga dibarengi dengan penanaman hortikultura, seperti cabai, tomat dan terong. Dengan harapan masyarakat bisa secara swadaya memenuhi kebutuhan sayuran,” paparnya.

Selain itu, Lamongan juga mengelar kegiatan 3 R (Reduce, Reuse, dan Recycle) yaitu program untuk mengurangi permasalahan timbulan sampah yang mencapai 2.147 meterkubik per hari atau setara 536,9 ton per hari.

• Baca: Bupati Lamongan Terusik Data Angka Gizi Buruk Kronis

Kegiatan ini, menurut Fadeli, mampu mengurangi timbulan sampah hingga 16,72 persen. Disamping dengan meningkatkan fungsi Bank Sampah yang tercatat sudah ada 1.158 unit, sehingga pengelolaan sampah di TPA mampu mengurangi timbulan hingga 83, 28 persen.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, kita masih bisa menjaga Adipura tetap bersama Kabupaten Lamongan,“ ujar Fadeli.

Sebagai catatan, sejak 2008 Lamongan sudah 10 kali mendapatkan Adipura. Dua di antaranya adalah Adipura Kencana ketika masih ada kategori untuk kota kecil.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -