Lamongan Jadi Bagian 100 Kabupaten-Kota Smart City

SMART CITY: Bupati Lamongan, Fadeli bersama sejumlah kepala daerah menandatangani nota kesepahaman Gerakan Menuju 100 Smart City di Jakarta, Selasa (8/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
SMART CITY: Bupati Lamongan, Fadeli bersama sejumlah kepala daerah menandatangani nota kesepahaman Gerakan Menuju 100 Smart City di Jakarta, Selasa (8/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Bupati Lamongan, Fadeli menandatangani nota kesepahaman bersama dalam rangka untuk mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City di Jakarta, Selasa (8/5) malam.

Dengan penandatangan ini, Lamongan menjadi bagian dari rencana 100 kota terunggul dalam aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Lamongan akan memulai rangkaian kegiatan untuk mendorong pemanfaatan teknologi. Bukan hanya untuk menjadi solusi atas permasalahan, namun juga untuk mendorong potensi.

• Baca: Jembatan Widang Ambruk, Jalan Deandles Terimbas Macet

Hanya kabupaten dan kota yang memenuhi beberapa parameter unggulan sehingga bisa tergabung dalam gerakan ini. Seperti kondisi keuangan daerah, peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah serta Indeks Kota Hijau (IKH).

“Lamongan sudah sejak lama menjadikan pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dengan menjadi bagian dari gerakan ini, akan mempercepat apa yang sudah kami mulai,“ ujarnya.

Fadeli menandaskan, setiap penggunaan teknologi harus relevan dan memberi manfaat secara langsung bagi masyarakat.

• Baca: Rekomendasi Tak Jelas! KPU Surati Panwaslu Lamongan

Sedangkan master plan mencakup rencana pembangunan smart city dalam 5 hingga 10 tahun ke depan. Selain itu juga ada program jangka pendek yang sudah bisa dirasakan masyarakat dalam waktu setahun ke depan.

Seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dengan melaunching Rumah Kreatif Lamongan (RKL). Lewat RKL ini, UMKM Lamongan akan mendapatkan pembinaan untuk peningkatan kualitas produk, termasuk akses pemasaran melalui media daring.