Lamongan Diterpa Corona-Banjir, DPRD: Pastikan Sembako Aman!

HEARING: Komisi B DPRD Lamongan hearing terkait Corona dan banjir. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
HEARING: Komisi B DPRD Lamongan hearing terkait Corona dan banjir. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Komisi B DPRD Lamongan meminta Pemkab agar menjaga ketersediaan sembako, di tengah warga menghadapi dua bencana sekaligus: Wabah Corona (Covid-19) dan banjir.

“Dalam kondisi bencana banjir, di tengah darurat pandemi Covid-19, dan persiapan memasuki Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri, Komisi B meminta agar pemkab memastikan ketersedian pangan di Lamongan aman,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Lamongan, Anshori, Senin (13/4/2020).

Permintaan tersebut disampaikan saat Komisi B menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disperindag, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Perum Bulog serta Perum Pasar Lamongan.

RDP digelar sebagai tindak lanjut dalam menyikapi situasi dan kondisi saat ini,  di tengah ancaman penyebaran pandemi Covid-9 dan banjir yang merendam ribuan rumah warga di beberapa kecamatan di Lamongan.

Terlebih, Komisi B masih menjumpai kurangnya ketersediaan dan belum terpenuhinya bahan pangan lainnya seperti telor, minyak, gula dan empon-empon.

“Misalnya harga gula saat ini sudah mencapai Rp 20 ribu rupiah per kilogram. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp 12,5 ribu per kilogram,” terangnya.

Selain itu, Komisi B juga mendesak agar Pemkab mulai melakukan pendataan lahan pertanian padi maupun tambak ikan yang gagal panen akibat serangan hama dan terdampak banjir.

Hal itu untuk memastikan lahan gagal panen mendapatkan pencairan asuransi pertanian. Selanjutnya, data tersebut dapat dijadikan acuan Pemkab dalam memberikan bantuan benih padi dan ikan.

“Sebagai langkah awal, Komisi B meminta Pemkab segera mendata korban banjir. Termasuk berapa jumlah rumah serta jiwa yang terdampak dan segera memberikan bantuan sembako,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona