Lagi-lagi Risma ke Luar Negeri! Kali Ini Khofifah Izinkan ke Turki

KEMBALI KE LUAR NEGERI: Khofifah (kiri) dan Risma usai acara penyerahan DIPA 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
KEMBALI KE LUAR NEGERI: Khofifah (kiri) dan Risma usai acara penyerahan DIPA 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sempat disorot habis-habisan! Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma lagi-lagi melakukan kunjungan ke luar negeri. Kali ini akan bertolak ke Turki.

Risma diagendakan menghadiri forum internasional bertema International Forum of Women in Local Governance, atas undangan Partai Pembangunan dan Keadilan (AK Party Women’s Wing) Turki, 11-13 Desember 2019.

Forum ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Hak Perempuan di Turki, dan akan dihadiri Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dikonfirmasi terkait rencana kunjungan Risma ke luar negeri untuk kali kesepuluh sepanjang 2019 ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membenarkan kalau surat izinnya sudah masuk dan bakal disetujui.

“Suratnya kalau ndak salah hari ini masuk. Jadi insyaallah kita akan anu.. ya (setujui),” katanya usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korppri) di halaman Gedung Negara Grahadi, Senin (2/12/2019).

Namun gubernur perempuan pertama di Jatim itu enggan mengungkap alasannya menyetujui kepergian Risma ke Turki. “Ah, sudahlah.. sudah,” katanya sambil tersenyum.

Soal kunjungan Risma ke luar negeri, beberapa waktu lalu sempat ramai diberitakan. Apalagi sepanjang tahun ini disebut-sebut sampai 14 kali, namun hal itu diluruskan pihak Pemkot Surabaya.

“Ada pemberitaan yang kurang tepat yang harus Pemkot luruskan. Di antaranya Bu Wali Kota tidak sampai 14 kali ke luar negeri,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.

Selama 2019 hanya ke luar negeri sebanyak sembilan kali. Ada beberapa agenda ke luar negeri yang batal dihadiri Bu Wali Kota,” sambungnya.

Bukan hanya soal jumlah kunjungan, yang bikin heboh lantaran pihak Pemkot menggaransi bahwa kunjungan Risma ke luar negeri tak sampai menguras APBD karena ditanggung pihak pengundang.

Namun Khofifah saat ditanya wartawan usai Rakor Penyerahan DIPA 2020, Jumat (22/11/2019), menyebut kepala daerah di Jatim yang berkunjung ke luar negeri rata-rata menggunakan APBD.

“Ada suratnya, setiap surat ada penjelasannya. Jadi kalau ke luar negeri biasanya detail kok. Kalau agendanya apa, biaya dari mana, gitu. Rata-rata APBD, kan suratnya ada, dokumennya ada,” katanya.

“Kalau diundang kemudian ada biaya dari pengundang itu biasa. Tetapi surat yang masuk, rata-rata APBD. Rata-rata lho ya. Jadi kalau betul dari pengundang dapat, saya takut double budget, atau suratnya salah ketik. Ini kan surat sampai Kemendagri,” beber Khofifah.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Risma