Laga Susah Payah, Palembang Bank Sumsel Menang 3-2

SELEBRASI: Teksfoto: Pemain Palembang Bank Sumsel Babel merayakan kemenangan usai mengalahkan Sidoarjo Aneka Gas Industri, Jumat (14/12). | Foto: Barometerjatim.com/DANI KUMARA
SELEBRASI: Pemain Palembang Bank Sumsel Babel merayakan kemenangan usai mengalahkan Sidoarjo Aneka Gas Industri, Jumat (14/12). | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL

GRESIK, Barometerjatim.com – Laga hari pertama putaran pertama seri kedua Proliga 2018-2019 di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jumat (14/12), langsung menyuguhkan pertandingan sengit.

Tim putra Palembang Bank Sumsel Babel dipaksa bekerja keras saat meladeni perlawanan tim pendatang baru, Sidoarjo Aneka Gas Industri sebelum akhirnya menang 3-2 (26-24, 22-25, 25-19, 24-26, 15-9).

Di set pertama, Palembang Bank Sumsel Babel menang tipis 26-24. Namun pada set kedua, Sidoarjo Aneka Gas mampu membalas dengan skor 22-25.

• Baca: Proliga! Jakarta Garuda Siap Tampil Menggila di Seri Kedua

Kalah di set kedua membuat Bagus Wahyu Ardinto dkk bermain menekan di set ketiga. Hasilnya mereka bisa memetik kemenangan 25-19.

Perlawanan sengit yang ditunjukkan para pemain muda Sidoarjo Aneka Gas membuahkan hasil. Pada set keempat Ibnu Qurniadi dan kolega mampu memenangi laga dengan skor 24-26, membuat kedudukan imbang 2-2.

Namun pada set kelima, pengalaman bertanding di level profesional membuat pemain-pemain Palembang Bank Sumsel Babel mengakhiri set terakhir dengan skor 15-9, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-2 untuk tim asal Kota Empek-Empek tersebut.

Sempat Remehkan Lawan

Usai pertandingan, pelatih Palembang Bank Sumsel Babel, Pascal Wilmar mengakui jika pemainnya bermain santai di awal laga dan sempat meremehkan lawan yang rata-rata masih berusia muda. Namun, kematangan dan ketenangan pemainnya mampu mengendalikan situasi sehingga memenangi laga.

“Kita sempat bermain santai dan meremehkan, itu yang membuat lawan bisa menekan. Tapi kita bisa koreksi, kita bermain dengan baik di set berikutnya. Pemain juga sudah matang, bisa mengendalikan situasi di lapangan sehingga bisa membalikkan skor,” kata Pascal.

• Baca: Legalitas Anggaran Pahlawan Cup Rawan Bermasalah

“Ya, mereka pemain muda tapi matang, mereka bermain tanpa beban. Justru itu yang membahayakan kita, mungkin karena pengalaman bermain di Samator,” tambahnya.

Pascal melanjutkan, banyak yang harus di evaluasi pada laga tersebut, terutama bola serve dan block. Selain itu, passing pemain juga akan diperbaiki agar tidak menjadi kesalahan di laga berikutnya.

“Saya akui, pada laga tadi ada beberapa kesalahan dilakukan pemain di blocking dan serve juga passing. Ini akan kita perbaiki agar laga selanjutnya bisa lebih baik,” imbuh Pascal.

» Baca Berita Terkait Proliga