Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Kya-Kya Surabaya Mulai Ditinggalkan, Eri Cahyadi Bakal Hidupkan Lagi!

Berita Terkait

ANTUSIAS: Warga menyambut antusias rujak uleg yang ditawarkan Wali Kota, Eri Cahyadi. | Foto: Barometerjatim.com/IST
ANTUSIAS: Warga menyambut antusias rujak uleg yang ditawarkan Wali Kota, Eri Cahyadi. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di awal 2000-an, Surabaya punya kawasan pecinan yang ramai pengunjung terutama untuk menikmati kuliner, yakni Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun. Namun perlahan kini mulai ditinggalkan.

Nah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berupaya menghidupkan lagi Kya-Kya, menghidupkan lagi Kampung Pecinan dan barongsai. Pemicunya adalah Festival Rujak Uleg dalam rangka HUT ke-729 Surabaya yang digelar di kawasan tersebut, Minggu (22/5/2022) malam.

“Kita punya banyak budaya, kita punya banyak tempat wisata, siapa yang bisa melakukan ini, ya warga Kota Surabaya, kita buktikan malam ini, insyallah dengan kebersamaan pasti bisa,” kata Eri saat membuka Festival Rujak Uleg.

“Jadi, ini trigger untuk menghidupkan kawasan ini. Surabaya banyak tempat wisata, termasuk wisata kuliner, dan salah satu wisata kuliner itu di Kembang Jepun ini,” sambungnya.

Karena itu, tandas Eri, ke depannya kawasan itu akan ditata kembali, seperti gedung-gedungnya akan dicat bersama para pengusaha, serta warung-warungnya akan ditata ulang. Lantaran di kawasan tersebut terkenal dengan kulinernya, maka nanti akan dikembangkan kulinernya.

“Jadi, menikmati kuliner Surabaya nanti bisa di Tunjungan Romansa dan juga bisa di Kya-Kya, nanti juga akan ada barongsainya,” ucap Eri.

Menurutnya, dengan semangat dan kekuatan luar biasa dari warga Surabaya, dia yakin akan bisa menghidupkan kembali kawasan Kya-Kya.

“Kalau nguleg bareng aja kita bisa, maka membangun Surabaya lebih hebat lagi dengan kebersamaan, insyallah kita pasti bisa. Memang kesempurnaan itu hanya milik Gusti Allah, tapi kita harus terus mencoba, karena apa pun harus kita lakukan untuk kepentingan umat,” katanya.

Eri hadir dalam Festival Rujak Uleg bersama Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, Forkopimda Surabaya, dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sedangkan warga yang hadir terlihat sangat menikmati.

Eri juga bersyukur karena Festival Rujak Uleg bisa digelar kembali setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Apalagi antusiasme warga sangat luar biasa. Ini menunjukkan kebangkitan Surabaya dan momentum kebangkitan ekonominya.

“Ayo kita bareng-bareng seluruh warga Surabaya, tolong jaga kota ini, karena yang bisa menjaga kotanya adalah warganya, yang bisa menggerakkan ekonomi adalah warganya. Mulai sekarang ayo kita bareng-bareng menjadikan Surabaya lebih hebat lagi dan humanis,” tegas Eri.

» Baca berita terkait Pemkot Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -