KPU Belum Cetak APK, Tim Eri-Armuji: Bawaslu Kacamata Kuda!

PROTES: Tim Pemenangan Eri-Armuji melayangkan keberatan ke Bawaslu soal pembongkaran APK. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PROTES: Tim Pemenangan Eri-Armuji melayangkan keberatan ke Bawaslu soal pembongkaran APK. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di tengah KPU Surabaya belum mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon, Bawaslu justru melakukan pembongkaran terhadap APK yang dipasang untuk sosialisasi kepada warga. Mulai baliho, spanduk, maupun umbul-umbul.

Tim pemenangan pasangan nomor urut satu, Eri Cahyadi-Armuji keberatan dengan langkah Bawaslu tersebut. Apalagi, APK dipasang melalui gotong-royong kader partai, warga di kampung-kampung, para relawan, dan masyarakat luas.

”Ini Bawaslu seolah kacamata kuda. Mestinya kan memahami situasi. Pilkada kurang dari dua bulan, sementara APK dari KPU belum jadi,” ujar Juru Bicara Tim Pemenangan Eri-Armudji, Achmad Hidayat, Rabu (7/9/2020).

Pembongkaran APK, lanjut Achmad, juga menghambat upaya-upaya pengenalan dan sosialisasi pasangan calon kepada publik. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19. ”Kalau sosialisasi kurang, dikhawatirkan partisipasi pemilih akan sangat rendah,” ujarnya.

Sebagai bentuk keberatan, Achmad menegaskan pihaknya telah melayangkan surat ke Bawaslu dengan tembuskan ke KPU Surabaya.

”Bawaslu harus bisa memahami situasi ini, karena APK terkait dengan pendidikan politik, pengetahuan warga soal Pilkada, dan bisa menarik partisipasi pemilih,” kata Achmad.

“Ingat, Pilkada tinggal dua bulan lagi. Belum nanti terpotong masa tenang yang tidak boleh lagi ada APK. Apalagi kita juga belum tahu, kapan APK dari KPU tersedia dan dipasang mengingat sampai sekarang belum dicetak,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya