Kompak! Demokrat se-Jatim Tolak KLB Ilegal, Loyal ke AHY

TOLAK KLB ILEGAL: Emil Dardak dan pengurus DPC Partai Demokrat se-Jatim menolak KLB yang dinilai ilegal. | Foto: IST
TOLAK KLB ILEGAL: Emil Dardak dan pengurus DPC Partai Demokrat se-Jatim menolak KLB yang dinilai ilegal. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat se-Jatim tegas menolak Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

KLB tersebut disebut ilegal, karena dimotori segelintir bekas kader Demokrat dan pihak eksternal yang tergabung dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

Para kader dan pengurus juga menyatakan setia kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sikap tersebut disampaikan langsung oleh seluruh DPC dalam acara apel siaga secara virtual.

“Plt ketua DPD, seluruh ketua dan sekretaris DPC PD se-Jatim secara lisan menyampaikan tekadnya tetap loyal kepeda kepemimpinan AHY dan dengan tegas menolak KLB,” terang Ketua Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPD Partai Demokrat Jatim, Fatkhul Hadi.

Fatkhul menjelaskan, apel siaga tersebut dipimpim langsung oleh Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak dan Sekretaris Bayu Airlangga. Melalui apel siaga, Demokrat se-Jatim tetap satu suara serta solid demi menjaga keutuhan partai.

Fatkhul juga memastikan, jajaran pengurus Demokrat Jatim serta DPC tidak terlibat upaya KLB ilegal. Terlebih sebelumnya para DPC juga menyatakan kesetiaannya kepada AHY. Menurutnya, KLB ilegal ini justru memperkuat soliditas Demokrat di Jatim.

“Kami pastikan pengurus Demokrat se-Jatim tidak ada ada yang terlibat KLB ilegal atau GPK-PD,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Istono menegaskan, pihaknya akan berjuang sekuat tenaga untuk melawan GPK-PD, karena dia menghormati AHY sebagai ketua umum yang dipilih melalui kongres.

“Kami tegak lurus menjunjung hasil Kongres V dengan ketua umum AHY. Partai Demokrat harus kita bela dengan sekuat tenaga,” tegas Istono.

» Baca Berita Terkait Demokrat