Khofifah: Unair Penuhi Kualifikasi Jadi Lokomotif Industry 4.0

SEMANGAT MABA: Khofifah dalam penutupan pengenalan kehidupan kampus mahasisa baru Unair Surabaya, Sabtu (11/8). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
SEMANGAT MABA: Khofifah dalam penutupan pengenalan kehidupan kampus mahasisa baru Unair Surabaya, Sabtu (11/8). | Foto:
Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa menyebut Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memenuhi kualifikasi untuk bisa menjadi lokomotif revolusi industri keempat atau Industry 4.0.

“Saya rasa fakultas dan prodi yang ada di Airlangga ini, sudah memenuhi kualifikasi untuk bisa menjadi pendorong, lokomotif Industry 4.0,” katanya usai menjadi pembicara tamu dalam penutupan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Unair, Sabtu (11/8).

Khofifah menuturkan, hari ini Indonesia baru mengarungi Industry 3.0. Maka semuanya harus mempersiapkan diri, karena kalau Industry 4.0 bisa diterapkan maka dipastikan ekonomi digital akan jalan.

• Baca: Rektor Unair Minta Khofifah Agar Bekerja “Serba Luar Biasa”

“Kita pastikan konektivitas di antara seluruh layanan jalan. Kita pastikan kemampuan monitoring perjalanan seluruh program bisa disiapkan quick respon jika ada masalah di beberapa titik, serta kita pastikan bahwa di situlah transparansi akan berseiring,” paparnya.

Jadi, tandas Khofifah, betapa pentingnya Industry 4.0 bagi transparansi, akuntabilitas, percepatan layanan, termasuk di dalamnya efisiensi dan efektivitas program.

• Baca: Tim Navigasi Program, Khofifah Libatkan Akademisi Unair

“Fakultas dan prodi di Airlangga ini sudah memenuhi kualifikasi untuk bisa menjadi lokomotif Industry 4.0,” tegas perempuan yang juga alumnus FISIP Unair Surabaya tersebut.

Dari lokomotif Industry 4.0 inilah, tambah Khofifah, maka civitas akademika punya tanggung jawab besar untuk bisa menjadikan Unair masuk 500 besar kampus level dunia.