Khofifah Terpopuler, Anang Masuk Empat Besar

KHOFIFAH TERPOPULER: Popularitas Khofifah Indar Parawasa masih tertinggi dibanding kandidat lain, termasuk para kepala daerah di Jawa Timur. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sebagai Menteri Sosial, hari-hari kinerja Khofifah Indar Parawansa lebih banyak dihabiskan di Jakarta dan bergerak ke seluruh wilayah di Indonesia.

Namun khusus di Jawa Timur, ternyata popularitas Khofifah melebihi para kepala daerah dan tokoh lainnya yang dikandidatkan bakal maju di Pilgub Jatim 2018.

Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) periode Juni 2017 yang dirilis di salah satu hotel di Jl Jemursari, Surabaya, Rabu (12/7), mengungkap Khofifah adalah kandidat paling populer (dikenal) masyarakat (90 persen).

• Baca: Raker Komisi VIII Jadi Arena Dukungan Parpol untuk Khofifah

Disusul Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (84,60 persen); Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (79,80 persen), artis yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Anang Hermansyah (67,30) dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (65,50 persen).

Sementara elektabilitas (ringkat keterpilihan) teratas ditempati Saifullah Yusuf (26,6 persen), Tri Rismaharini (24,1 persen) dan Khofifah (16,8 persen). Namun ini bisa dimengerti karena Saifullah Yusuf sudah declare maju di Pilgub Jatim 2018, sementara baik Khofifah maupun Tri Rismaharini belum memastikan running.

KHOFIFAH PALING NGETOP: Mensos Khofifah Indar Parawasa menjadi kandidat terpopuler meski belum memastikan maju di Pilgub Jatim 2018. | Grafis: Survei SSC

“Variabel elektabilitas semakin kompleks untuk bisa diprediksi dan semakin membutuhkan pemahaman dan perlakuan strategik yang berbeda,” ujar Direktur Riset SSC, Moh Edy Marzuki.

Kandidat tentu, tambahnya, “Harus dan dituntut untuk bisa menerapkan strategi yang tepat jika ingin memenangkan konstestasi.”

Sementara peta bakal Cawagub, menunjukkan fakta bahwa dipenuhi kandidat dari kader partai politik. Dalam simulasi 24 elektabilitas Cawagub Azwar Anas masih di poisi teratas (12,90 persen), disusul Kusnadi (7,50 persen) dan La Nyalla Mattalitti (7,40 persen).

• Baca: Gerindra: Cak Imin Lihat Khofifah Penghambat Gus Ipul

“Peta Cawagub ini bermanfaat untuk menjaring calon nama-nama yang memiliki peluang untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jawa Timur,” tambah Edy.

“Dari data ini kita bisa melihat bahwa calon-calon lokal paling banyak diinginkan oleh publik Jatim, sekaligus menujukan bahwa stok dan regenerasi pemimpin lokal masih berjalan baik,” jelasnya.