Khofifah: Mas Imin Sering Panik Kalau Hadapi Saya

SAPA PEDAGANG-PENGUNJUNG PASAR: Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Pasar Larangan, Sidoarjo, Sabtu (17/2). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
SAPA PEDAGANG-PENGUNJUNG PASAR: Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Pasar Larangan, Sidoarjo, Sabtu (17/2). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa menanggapi enteng tudingan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar soal tim Khofifah-Emil Dardak melakukan kampanye manipulatif. Hal itu terkait peredaran video dukungan Muhaimin saat PKB mengusung Khofifah di Pilgub Jatim 2013.

“Manipulasi apa? Video mengalir dari lima tahun lalu. Jadi siapa yang mengalirkan, siapa yang memviralkan saya tidak dalam posisi ingin menanggapi,” katanya saat berkunjung ke Pasar Larangan, Sidoarjo, Sabtu (17/2).

Meski demikian, Khofifah tak kaget dengan manuver tersebut karena Muhaimin memang sering galau dan panik kalau menghadapi dirinya. “Mungkin Mas Imin (sapaan Khofifah untuk Muhaimin) lagi panik. Agak sering beliau panik kalau ngadepi saya. Ya orang panik didoakan saja supaya tenang,” katanya.

“Mungkin Mas Imin lagi panik. Agak sering beliau panik kalau ngadepi saya. Ya orang panik didoakan saja supaya tenang.”

Sebelumnya Muhaimin menuding tim Khofifah-Emil melakukan kampanye manipulatif, lantaran menyebarkan rekaman videonya saat mendukung Khofifah-Herman Sumawiredja di Pilgub Jatim 2013.

“Sudah saya dapatkan video kampanye saya diedar-edarkan tim Khofifah. Memanipulasi seolah-olah saya kampanye mendukung Khofifah,” katanya.

Muhaimin mengaku saat ini sedang membuat rekaman video bantahan, serta berencana melaporkan tim Khofifah-Emil ke Bawaslu atau kepolisian. “Mungkin Senin (akan lapor ke Bawaslu atau kepolisian),” tandasnya.

• Baca: Calon Diusung PKB Tak Pernah Menang di Pilgub Jatim

Sebenarnya, bukan kali ini saja Muhaimin ‘kelimpungan’ menghadapi Khofifah. Sebelumnya, dia bahkan mengaku meminta kepada Presiden Jokowi agar tidak mengizinkan Khofifah maju di Pilgub Jatim 2018.

Menanggapi hal itu, Khofifah minta Muhaimin jangan galau karena demokrasi di negeri ini ada regulasi yang memberikan ruang kepada seluruh warga Indonesia menyalurkan hak-hak politik. “Mas Imin jangan galau lah,” ucap Khofifah sembari tersenyum saat kunjugan kerja di Gresik, 9 Juli tahun lalu.

Seperti diketahui, PKB bersama PDIP, Gerindra dan PKS adalah Parpol yang mengusung pasangan calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Sedangkan pasangan calon nomor urut 1, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat, Golkar, Hanura,  Nasdem, PPP, PAN dan PKPI.