Jumat, 02 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Khofifah Jelajahi Kebun Kurma Sebelum Pulang ke Indonesia

Berita Terkait

HAMPARAN KEBUN KURMA: Mensos Khofifah Indar Parawansa bersama putra bungsunya, Ali Mannagalli (kanan) di kebun kurma milik Abu Turki di Madinah. | Foto: Ist
- Advertisement -

MADINAH, Barometerjatim.com – Hari ini, Minggu (10/9), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan tiba di Tanah Air setelah sejak 26 Agustus lalu menunaikan ibadah haji bersama putra bungsunya, Ali Mannagalli.

“Semoga haji kami mabrur, begitu pula seluruh jamaah haji Indonesia. Dan bagi yang belum haji, semoga segera dimudahkan untuk menunaikannya. Amin,” doa Khofifah.

Sebelum kembali ke Indonesia, seusai menyelesaikan seluruh rukun haji, Khofifah bersama putra bungsunya menikmati hamparan kebun kurma di Madinatul Munawwaroh (Kota yang Bercahaya) — julukan Madinah. Terlebih dahulu keduanya ziarah ke makam Rasulullah Saw.

• Baca: Khofifah Minta Ulama Besar Makkah Bantu Muslim Rohingya

Salah satu kebun yang disinggahi yakni milik temannya, Abu Turki. “Tujuh tahun lebih saya mengenalnya, sembari bersilaturahim,” kata perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

Benar-benar hamparan kebun kurma yang menakjubkan. Beraneka jenis kurma ditanam per blok dengan rapi. Ada kurma Sukari yang rasanya sangat manis, ada pula kurma Anbar yang ukurannya hampir sama dengan kurma Medjool dari Amerika Serikat.

• Baca: Kisah Mukena Khofifah untuk Muslimah Rohingya

Tentu saja yang sangat dicari adalah kurma Ajwa atau akrab disebut kurma nabi. “Sudah pasti terbayang bagaimana lezat dan manisnya menyantap kurma-kurma itu bukan?” kata Khofifah sembari tersenyum.

Ya, Madinah memang terkenal sebagai kota penghasil kurma terlezat di Arab Saudi. Tidak susah menemukan kebun kurma di kota ini.

BELANJA KURMA: Sambil menikmati hamparan kebun kurma, Khofifah juga memanfaatkannya untuk belanja di kebun kurma milik Abu Faisal. | Foto: Ist

Dalam sejarah kehidupan Rasulullah Muhammad Saw, bahkan diceritakan bahwa nabi membangun ekonomi Kota Yastrib (sekarang Madinah) dengan bercocok tanam, antara lain kurma.

Dari kebun Abu Turki, Khofifah melanjutkan ke kebun kurma milik Abu Faisal. Menariknya, di area kebun sekaligus dijadikan toko aneka jenis kurma.

Selain menikmati keindahan kebun kurma, Khofifah juga memanfaatkannya untuk belanja. “Sambil membeli beberapa jenis kurma untuk oleh-oleh keluarga, rekan dan sahabat di Indonesia,” katanya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -